Sabtu, Januari 16, 2010

CARA MUDAH MENULIS - E BOOK


Kreatifitas seringkali muncul dari sebuah kondisi yang sama sekali tidak mendukung. Dalam
istilah yang lebih ekstrim, kreatifitas kerap muncul akibat ketertindasan. Berkaitan dengan soal
buku, hegemoni penerbit-penerbit besar terhadap para pengarang menciptakan sebuah kondisi yang
sangat tidak fair. Citarasa perbukuan seringkali tidak mencerminkan potret realitas masyarakat yang
sesungguhnya, karena kondisi yang muncul ke permukaan lebih ditentukan oleh selera penerbitpenerbit
besar yang memiliki modal kuat.
Dari kondisi seperti inilah, kemudian muncul sebuah upaya membebaskan diri dari pengaruh selera
penerbit yang lebih berlandaskan pada hitung-hitungan untung rugi. Upaya ini mencoba mendobrak
sistem perbukuan konvensional yang mengandalkan media kertas sebagai bahan baku fisik,
ditambah selera pemilik modal yang dipaksakan demi keuntungan finansial bagi pemilik modal.
Maka muncullah apa yang disebut e-Book alias buku elektronik. (Fenomena yang sama juga sudah
lebih dulu terjadi di dunia musik Indonesia, dengan bermunculannya album-album indie label).
Dengan media baru ini, penerbit tidak lagi 'bergigi' karena pengarang bisa menerbitkan sendiri buku
mereka, dan ini berarti tidak ada lagi pemasungan kreatifitas oleh pemilik modal. Independensi
pengarang dalam menghasilkan karya yang bebas dari pengaruh pihak mana pun lebih terjamin.
Pengarang bahkan bisa mendistribusikan sendiri karya mereka melalui internet.
Buku ' CARA MUDAH MENULIS E-BOOK' ini hadir untuk lebih memperkenalkan e-book di
tanah air. Selain itu, berpijak pada asumsi bahwa memulai sesuatu seringkali merupakan hal yang
paling sulit, buku ini menjelaskan bagaimana cara mulai menulis e-book. Dengan bahasa yang
sederhana, diharapkan 'media pembebasan' semacam e-book ini akan lebih bisa diterima di
masyarakat. Selamat membaca!
1 CARA MUDAH MENULIS E-BOOK

Pengantar
E-book alias buku elektronik secara perlahan tetapi pasti mulai menunjukkan eksistensinya, walau
pun masih terlalu dini untuk dikatakan bisa menggantikan buku konvensional. Mahluk bernama ebook
ini mulai digemari terutama di kalangan pengguna internet dan sedikit banyak mulai diterima
di kalangan pengguna komputer, meski mereka tidak pernah atau jarang surfing di internet.
Mengapa hal ini bisa terjadi? Ada banyak hal yang menyebabkan e-book mulai disukai.
Pertama, buku jenis ini tidak banyak makan tempat, karena sesungguhnya hanya berupa data
elektronik. Jika Anda punya 1000 e-book misalnya, Anda tidak perlu memesan lemari khusus untuk
menyimpannya, karena cukup disimpan di hard disk computer Anda. Lebih praktis.
Kedua, pendistribusiannya lebih sederhana. Jika Anda ingin membeli e-book, Anda tidak perlu
pergi ke mana-mana seperti ketika Anda mau membeli buku konvensional. Cukup duduk di depan
komputer, connect ke internet, download, beress! Bayarnya? Sama juga, Anda tinggal bertransaksi
lewat internet.
Gara-gara e-book mulai diminati, maka bermunculanlah penulis-penulis e-book. Dibanding penulis
buku konvensional, penulis e-book lebih beruntung karena mereka bisa memasarkannya sendiri di
internet, tanpa perlu berurusan dengan penerbit, perizinan, dan segala tetek bengek lainnya.
Keuntungan bisa mereka nikmati sendiri, karena semuanya dikerjakan sendiri, mulai dari penulisan,
desain, sampai pendistribusian dan pemasaran. Hebatnya lagi, semua itu cukup dikerjakan di depan
komputer di kamar Anda.
Kelebihan E-Book
Ebook adalah salah satu alat pemasaran terhebat di dunia saat ini. Ebook bisa dikirim sebagai
attachment pada email, dibagikan di website Anda baik gratis mau pun berbayar, atau dikirimkan
dalam bentuk CD. Ebook juga bisa dipasarkan oleh affiliate Anda melalui link di situs mereka dan
di dalam ebook itu sendiri. Anda bisa menawarkan ebook melalui autoresponder, sehingga bisa
mendapatkan ratusan alamat email, sekaligus mengembangkan daftar pembeli potensial. Atau Anda
bisa menggunakan e-book Anda untuk mengembangkan daftar opt-in email dengan cara
mengirimkan email hanya kepada orang yang memang memintanya, sehingga email Anda tidak
dianggap spam, dan ini mendongkrak nilai dari daftar yang ada di tangan Anda.
Ebook merupakan salah satu format yang paling serbaguna di Internet. Anda bisa menggunakannya
untuk mencetak brosur, newsletter, kursus yang menawarkan saran dan informasi tentang produk /
jasa yang Anda jual, serta alat-alat pelatihan yang semuanya akan menguntungkan Anda. E-Book
bisa juga berisi kumpulan cerpen, puisi, artikel populer, tips, novel dll. Selain itu, penggunaan
ebook yang tepat dan cerdas secara bisnis, akan langsung berpengaruh terhadap meningkatnya
traffic ke website Anda dan menghasilkan penjualan yang potensial. Ebook bisa memandu
pengunjung website mengenai produk atau jasa, juga mengajarkan mereka tentang suatu prosedur
atau teknik baru. Anda bisa menghadiahkan ebook gratis kepada pengunjung yang telah mengikuti
survai pelanggan dalam rangka mengumpulkan data berharga mengenai motivasi dan kebiasaan
pelanggan. Memberikan ebook secara gratis akan sangat membantu Anda dalam membangun
hubungan bisnis yang erat, sekaligus mengikat pelanggan Anda untuk menjadi pengunjung setia
website Anda. Ebook juga membantu membangun reputasi Anda sebagai seorang ahli di bidangnya
dan membuat bisnis Anda menjadi terkenal.

2 CARA MUDAH MENULIS E-BOOK
Jika Anda ingin menulis tentang Marketing Internet, Anda akan menemukan banyak sekali bukubuku
yang membahas hal ini. Anda harus membaca semua itu dan mencari apa yang belum dibahas.
Anda bisa memasarkan APA SAJA di Internet. Bagaimana jika menulis buku tentang memasarkan
bisnis melatih anjing untuk menjadi anjing penyelamat? Atau buku tentang memasarkan bisnis
menanam sayuran organik dan jamur? Carilah mana yang paling menarik hati Anda dan wujudkan
itu dalam bentuk ebook!
Ebook adalah jalan untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan keberhasilan finansial. Tidak susah
untuk membuatnya dan biayanyapun tidak mahal. Ebook bukan saja berpotensi untuk menciptakan
keuntungan, melainkan juga bisa membuat Anda terkenal. Sebaliknya, ketenaran Anda juga
membuat keuntungan Anda semakin bertambah. Buku Anda akan dibaca orang di mana-mana,
menebarkan benih-benih pengetahuan kepada siapa pun yang membacanya. Dan benih-benih itu
akan tumbuh dan membuahkan kesempatan-kesempatan baru, juga klien baru, di tahun-tahun
mendatang.
Gagasan topik-topik e-Book yang menjanjikan keuntungan bagi Anda
Mungkin saat ini Anda sudah memikirkan untuk menulis E-Book selama berbulan-bulan, tapi
rasanya Anda belum bisa memutuskan topik yang cocok untuk memulainya. Tak usah khawatir,
Anda bukan satu-satunya orang yang menghadapi tugas berat dalam memilik topik yang paling
menguntungkan bagi produk informasi yang ingin Anda jual.
Sebagai pengembang produk informasi, kita harus selalu mencari-cari pemicu kesempatan. Selau
mencari tanda-tanda tentang masalah yang ingin kita carikan pemecahannya atau kebutuhankebutuhan
pasar yang ingin kita penuhi.
Kadang-kadang kita jadi sangat ngotot. Kita menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk
meneliti, mendiskusikan, menguji, dan memikirkan topik dahsyat berikutnya bagi produk kita.
Seperti biasa, semakin kompleks kita berpikir, akan semakin mudah bagi kita untuk menemukan
jawabannya. Hal-hal yang terjadi saat ini mungkin sesuai dengan tuntutan akan tersedianya gagasan
sumber-sumber potensi yang menguntungkan (high-profit potential). Dan kenyataannya, setiap hari
kita selalu dibanjiri oleh ratusan gagasan produk potensial, kecuali Anda tinggal di sebuah gua
terpencil atau di sebuah stasiun luar angkasa internasional :-)
Berikut ini beberapa contoh sumber istimewa dari kejadian-kejadian aktual yang bisa Anda
kembangkan menjadi gagasan info produk Anda:
● Koran harian dan majalah mingguan
● Mendengarkan radio-radio lokal atau pun menonton televisi lokal
● Bergabunglah dengan kelompok-kelompok hobi tertentu di bidang yang berkaitan
dengan minat Anda (mislnya bisnis, ekonomi, kesehatan, pendidikan, olahraga dll.)
● Perhatikanlah diskusi-diskusi mengenai hal-hal yang sedang hangat dibicarakan - ini
merupakan cermin/tanda dari masalah-masalah yang sedang menjadi perhatian
masyarakat.
● Pantau juga kelompok-kelompok diskusi online yang biasanya mengandung
informasi yang lebih tajam dan mengerucut.
Sebagai ilustrasi, Audri Lanford dan Rick Beneteu memperhatikan adanya kecenderungan
meningkatnya perhatian terhadap aspek-aspek spiritual sejak kejadian yang dikenal sebagai tragedi

3 CARA MUDAH MENULIS E-BOOK
11 September di Amerika. Lalu apa yang mereka lakukan?
Mereka mengkompilasikan pengarang, pembicara, serta pelatih yang membahas peranan
spiritualitas di dalam bisnis, dan menerbitkannya dalam bentuk buku dengan judul "Sukses - Ditilik
Dari Aspek Spiritual"
Kedua pelaku bisnis informasi ini bekerja keras mengumpulkan kompilasi dari berbagai wawancara
yang berkenaan dengan isu-isu etis dan spiritual di dalam bisnis, dan sejauh ini proyek tersebut
SANGAT berhasil!!
Jika Anda mencari gagasan-gagasan baru, carilah cara untuk menjadikan gagasan yang sudah ada
menjadi berbeda, atau secara sederhana, carilah cara untuk meningkatkan ketertarikan orang
terhadap gagasan yang sudah ada - kemudian cobalah untuk menghubungkannya dengan
pengetahuan, keterampilan serta minat Anda terhadap masalah tersebut. Kemungkinan Anda sudah
mendapatkan konsep untuk produk informasi menarik berikutnya.
Saya tekankan lagi, gagasan untuk menulis e-book bisa kita temukan di mana saja dan internet
memudahkan kita untuk memilih subjek yang tepat untuk E-book yang akan kita tulis. Anda bisa
memanfaatkan newsgroup ataupun berbagai forum diskusi untuk mencari apa saja yang dibutuhkan
orang. Dan kebutuhan pasar itulah yang akan kita isi.
Bagi Anda yang kebetulan dikaruniai bakat menulis fiksi (cerpen, puisi, novelet dsb), mungkin soal
menggali bahan tulisan sudah bukan menjadi masalah lagi, karena Anda sudah terbiasa menulis.
Yang perlu Anda perdalam lebih kepada segi teknis pembuatan e-book itu sendiri. Jika semua orang
bangga tulisannya diterbitkan oleh sebuah penerbit, bukankah Anda akan merasa lebih bangga jika
Anda seorang penulis yang juga seorang desainer buku elektronik sekaligus penerbit? Bahkan Anda
juga seorang marketing executive bagi diri Anda sendiri! Tidakkah itu sesuatu hal yang sangat
istimewa?

Persiapan Teknis
Mari kita mulai dengan langkah pertama yang perlu dilakukan sebelum Anda mulai menulis EBook.
Jika Anda ingin agar orang bisa men-download e-book Anda, ada beberapa aturan yang harus
Anda ikuti. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa e-Book yang Anda kirimkan adalah e-Book
yang berkualitas.
Setelah selesai menuliskan halaman-halaman e-Book Anda nanti (bisa HTML atau Word), Anda
masih harus menyusunnya. Caranya persis seperti ketika Anda membuat website.
● Simpan semua halaman dan gambar dalam satu direktori di hard disk Anda, beri
nama dengan nama E-Book Anda, dan pastikan Anda membuat kopinya, siapa tahu
sesuatu yang buruk terhadi pada PC Anda. Banyak orang yang tidak percaya soal
pentingnya membuat back up ini harus benar-benar merana ketika kerusakan terjadi
pada komputer mereka, padahal back up tidak dibuat! Bayangkan berapa banyak
inspirasi, ide-ide besar, serta pemikiran-pemikiran cemerlang yang musnah begitu
saja dalam sekejap! Ouch! :-(
● Jika Anda merancang sendiri halaman-halaman web Anda, usahakan agar tetap
konsisten dan informatif.
● Buatlah navigasi yang mudah untuk mengakses ke tiap halaman. Jika tidak,
pembaca Anda akan melewatkannya.
4 CARA MUDAH MENULIS E-BOOK
● Buatlah link navigasi di setiap halaman jika Anda membuat e-Book dengan format
.exe.
● Jangan menggunakan warna atau pun tombol yang terlalu 'meriah'. Pernahkah Anda
melihat koran atau majalah yang huruf-hurufnya berwarna orange, sementara latar
belakangnya berwarna kuning? Bagaimana rasanya? :-)
● Periksa kembali apakah semua hyperlink sudah bekerja dengan benar, apakah
gambar-gambar sudah muncul dengan tepat dll. Kesalahan yang sering terjadi dalam
pembuatan e-Book adalah membuat link gambar atau banner ke file atau URL yang
salah.
● Batasi penggunaan gambar, karena gambar memiliki ukuran file yang cukup besar,
padahal Anda harus mengusahakan agar file e-Book Anda tidak terlalu besar untuk
di download. Simpanlah banner iklan (jika ada) di bagian bawah halaman.
● Setelah selesai, Anda tinggal membuat "Daftar Isi" di halaman pertama atau halaman
pembuka e-Book Anda. Halaman inilah yang akan pertamakali muncul ketika e-
Book Anda dibuka. Tuliskan juduk E-Book Anda di halaman ini, dan pastikan agar
halaman atau bab bisa di klik dengan benar. Setelah semua link ke halaman dan
gambar Anda tersusun dengan benar, Anda bisa memampatkan (compress) halamanhalaman
tersebut ke dalam format e-Book.
Software Yang Dibutuhkan
Ini juga merupakan elemen penting dalam pembuatan e-Book. Setelah naskah siap (biasanya dalam
bentuk HTML), Anda perlu meng-compile nya agar benar-benar siap untuk dipasarkan sebagai e-
Book. Perlu diketahui juga bahwa sebagian besar software untuk membuat e-book hanya mengcompile
naskah yang sudah dibuat dalam bentuk HTML. Jika Anda kebetulan pengguna Frontpage
atau Dreamweaver, Anda tentu tidak asing lagi dalam membuat naskah berbentuk HTML. Tapi
kalau pun Anda belum familiar dengan software tersebut, perlu saya katakan bahwa Frontpage
sangat mudah digunakan, apalagi kalau sekedar mengalihkan naskah dari format Word menjadi
HTML misalnya. Anda hanya perlu membuka halaman kosong pada Frontpage, lalu copy naskah
dari Word atau Notepad, dan paste di halaman Frontpage. Langsung jadi!
Banyak sekali software e-Book maker, e-Book creator, e-Book compiler atau apa pun namanya
yang beredar di pasaran. Tidak usah bingung dengan ragam pilihan ini, karena semuanya tergantung
keperluan Anda. Ada yang sederhana, ada pula yang rumit penggunaannya. Untuk keperluan
pembuatan e-Book yang ada di tangan Anda ini, saya menggunakan Natata e-Book Compiler Pro
versi 2.2.1. Anda bisa memilih software yang lebih canggih jika Anda mau, tetapi untuk e-Book
standar, saya rasa ini sudah cukup. Berikut ini beberapa jenis software pembuat e-Book yang bisa
dijadikan pilihan.
- Activ e-Book Compiler versi 4.2.2
- Natata e-Book Compiler Gold versi 3.0
- E-Book Writers Lite
- E-Book Builder 4
- Shockbuilder 10
dan lain-lain
Untuk membuat sampul/cover e-Book seperti yang Anda lihat di e-Book saya ini, Anda juga
membutuhkan software khusus pembuat cover, agar e-Book Anda bisa tampil indah, laiknya sebuah
buku versi cetak. Software yang bisa Anda gunakan juga sangat beragam, dan Anda cuma perlu

5 CARA MUDAH MENULIS E-BOOK
menyesuaikannya dengan kebutuhan Anda, misalnya:
- 3D E-Book Shot 1.00
- Scott's BoxShot versi 2.0 (gratis full version)
Namun sebelumnya, Anda juga perlu menyiapkan desain cover 2 dimensi (gambar biasa) dengan
menggunakan software pengolah gambar yang Anda kuasai (misalnya Photoshop, Firework, atau
yang lainnya). Sementara software pembuat cover (sampul) ini akan mengolah gambar-gambar
yang sudah Anda siapkan menjadi cover tiga dimensi secara otomatis. Persis seperti buku yang
dipajang di toko buku!
Semua software tadi bisa Anda beli di Internet, jadi Anda tidak perlu ke mana-mana. Kalau Anda
rajin surfing, Anda akan menemukan ratusan software pengolah e-Book yang siap Anda pilih.
Bahkan kalau beruntung, Anda bisa menemukan software gratisan. Tinggal, sekali lagi, pandaipandai
menyesuaikannya dengan kebutuhan Anda.
Ya! Mulailah MENULIS!
Apa pun yang ingin Anda capai, Anda harus MELAKUKAN sesuatu untuk mewujudkannya. Anda
tentu mengharapkan aliran penghasilan yang terus menerus meningkat. Anda ingin meningkatkan
kredibilitas dan kepercayaan dari klien atau konsumen. Anda juga ingin agar pesan-pesan Anda,
pemikiran-pemikiran Anda, karya-karya Anda, bisa disebarkan kemana-mana. Dan tahukah Anda
bahwa Anda sebenarnya sudah siap untuk melakukan inovasi dengan risiko yang kecil untuk
menjadikan buku Anda dibaca oleh ribuan, dan bukan hanya ratusan orang?
Anda memiliki gagasan untuk bahan e-book Anda; bahkan banyak sekali! Luangkan sedikit waktu
dan putuskan hal apa saja yang paling menarik untuk saat ini hingga beberapa tahun ke depan.
Fokuskan pada satu gagasan besar, baru kemudian tambahkan hal lain yang menurut Anda cukup
relevan.
Sampai di situ saja, e-book Anda sudah setengah jalan, tetapi itu belum selesai. Anda perlu
mewujudkannya ke dalam bentuk tulisan. Jangan lupa cara-cara teknis yang sudah sama-sama kita
bahas di halaman-halaman sebelumnya, ditambah dengan beberapa hal yang akan saya sampaikan
di halaman-halaman berikutnya. Termasuk juga hal apa saja yang diperlukan untuk menerbitkannya
(tidak banyak kok!), serta bagaimana mendistribusikannya.
Siapa yang Boleh Menulis E-Book?
Sudah saya katakan bahwa siapapun bisa, jika Anda siap menyisihkan sedikit waktu dan pikiran
untuk meraih penghasilan besar; jika Anda ingin menulis, menerbitkan sendiri, dan menjual dengan
cara yang dua tahun lebih maju dari penerbitan tradisional; jika Anda orang yang ingin aktif dan
kreatif dengan penghasilan yang terus mengalir; jika Anda ingin mempromosikan layanan jasa,
produk, atau bahkan diri Anda sendiri. Siapa pun BISA menulis Ebook, yang berisi aneka topik
tergantung pilihan Anda, dan mendistribusikan, menjual atau memberikannya secara gratis di
internet. Orang-orang biasa seperti saya dan Anda, punya kesempatan berhasil yang sama dengan
pengarang-pengarang terkenal yang menjual hingga 10 ribu kopi per bulan. Selain itu, e-book juga
sangat mudah pendistribusiannya dan tidak perlu biaya besar!

6 CARA MUDAH MENULIS E-BOOK
Sulitkah Menulis e-Book?
Tidak ada yang susah di dunia ini kalau kita mau BELAJAR!! E-Book, seperti juga buku
konvensional adalah sarana untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Buku bisa membantu
mengartikulasikan perasaan dan informasi bagi orang-orang yang kurang terampil menggunakan
ungkapan verbal. Jika Anda bisa berpikir, Anda pasti bisa mendengar suara, minimal suara Anda
sendiri. Jika Anda bisa mendengar suara, maka Anda pasti bisa menulis. Pendek kata, menulis
adalah perpanjangan sederhana dari pikiran Anda kepada jari-jari Anda.
Dengan berbekal gagasan yang sudah Anda miliki, maka Anda pun sudah siap untuk melakukan hal
yang sesungguhnya: MENULIS! Banyak orang yang ragu-ragu dengan kemampuan dirinya untuk
membuat sebuah tulisan. Bahkan banyak pula yang berpikir bahwa mereka benar-benar tidak bisa
menulis! Padahal, Anda tidak perlu memenangkan penghargaan sastra Pulitzer untuk mulai
menulis. Sama sekali tidak!
Sekarang coba lakukan latihan berikut:
Bukalah halaman kosong di pengolah kata komputer Anda. Letakkan jemari Anda di atas tuts
keyboard komputer lalu tutuplah mata Anda. Sekarang jernihkan pikiran Anda dan biarkan suasana
lengang menyelimutinya. Dalam kondisi seperti itu, secara perlahan-lahan fokuskan pikiran Anda
pada satu hal yang menurut Anda bisa Anda lakukan dengan baik. Sesuatu yang sangat Anda
kuasai. Begitu muncul di pikiran Anda, mulailah mengetik. Bisa membuat kue, merangkai bunga,
membuat taman, memasak, memperbaiki mobil-mobil antik, atau bisa apa saja...teruslah menulis
sampai semua yang ada di pikiran Anda tercurahkan semua. Sekarang buka mata Anda. Sim
salabim! Di hadapan Anda, sudah ada sederetan daftar berisi topik potensial untuk bahan menulis ebook!
Tak ada uang yang harus dikeluarkan untuk mencari kembali pengetahuan dan pengalaman unik
yang sudah tersimpan di dalam diri Anda. Ini adalah trik yang berguna untuk menguras apa yang
Anda ketahui dari sumur pengetahuan di pikiran Anda, guna dijadikan bahan penulisan e-book.
Bisnis internet saat ini sangat membutuhkan informasi mengenai cara-cara mengubah website
menjadi mesin pencetak uang. Ketika seorang pengusaha baru memulai bisnisnya, dia pasti belum
berpengalaman. Jika e-book karya Anda bisa memacu bisnis mereka dengan membeberkan
pengetahuan bisnis Anda yang hebat, maka Anda sudah memiliki topik untuk menulis e-book yang
menjanjikan keuntungan buat Anda.
Ketika mulai menulis, cobalah untuk melakukannya seperti ketika Anda berbicara. Kalimatkalimatnya
harus jelas dan langsung ke sasaran. Orang-orang biasanya suka membaca kalimatkalimat
yang jelas dan sederhana. Dijamin, pembaca pasti akan tertarik.
Ingat, ini bukan persoalan bagaimana CARA Anda menulis, melainkan APA yang harus Anda
sampaikan. Juga jangan dilupakan bahwa apa yang Anda tulis haruslah sesuatu yang memang
DIBUTUHKAN ORANG, dan bukan sesuatu yang ANDA ANGGAP DIBUTUHKAN ORANG!
Pastikan bahwa memang ada orang yang ingin membaca dan membeli E-Book yang Anda tulis.
Jika Anda menulis sesuatu yang biasa dan semua orang sudah tahu, maka itulah perbuatan sia-sia.
Tapi jika Anda sudah yakin bahwa Anda menulis sesuatu yang memang ingin diketahui orang,
maka jangan ditunda lagi! Mulailah menulis saat ini juga!!
7 CARA MUDAH MENULIS E-BOOK
Berikut ini adalah hal-hal yang harus selalu diingat ketika Anda
menulis:
● Pastikan bahwa apa yang Anda tulis merupakan hal yang orisinal.
● Tunjukkan kepribadian Anda dalam gaya tulisan Anda. Artinya, jangan pernah
meniru gaya penulisan orang lain, bahkan gaya pengarang idola Anda sekali pun.
Jadilah diri sendiri!
● Gunakan kalimat-kalimat yang jelas dan ringkas.
● Gunakan kata-kata yang tidak akan menyebabkan pembaca Anda harus bolak-balik
membuka kamus hanya untuk memahami maksudnya.
● Gunakanlah beberapa ilustrasi atau contoh untuk memperjelas apa yang ingin Anda
sampaikan.
Untuk pembagian Bab, halaman dan sebagainya, bisa sesuaikan dengan selera Anda, dengan tetap
mempertimbangkan kepentingan pembaca. Ingat, pembaca Anda adalah orang-orang yang mencari
sesuatu yang tidak terlalu formal. Jangan terlalu terikat dengan pakem buku konvensional, karena
justru di situlah letak perbedaan antara e-book dengan buku konvensional. E-book adalah sebuah
media pembebasan!
Menjual e-Book Anda
Setiap bagian dari buku Anda sesungguhnya bisa menjadi alat penjualan. Jika Anda melakukan
"Seven Hot-Selling Points" sebelum menulis bab pertama, Anda pasti bisa menjual buku Anda
dalam jumlah yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya! Inilah ketujuh hot selling point yang
dimaksud:
1. Tulislah buku untuk kelompok orang yang sudah Anda tentukan. Tidak setiap orang
membutuhkan buku Anda. Cari tahu apa yang diinginkan oleh calon pembaca dari buku Anda. Apa
saja masalah mereka yang solusinya ada dalam buku Anda? Ciptakanlah sosok calon pembaca
Anda dan biarkan ia tetap berada di depan Anda pada saat Anda menulis buku. Tanyalah diri
sendiri, apakah topic yang Anda pilih sudah cukup spesifik? The Chicken Soup Untuk Remaja,
Untuk Narapidana, dan kelompok spesifik lainnya terjual dalam jumlah yang jauh lebih banyak
dibandingkan Chicken Soup yang asli.
2. Tulislah judul buku yang menarik termasuk keuntungannya. Anda punya waktu 8 detik untuk
menggaet perhatian pembeli potensial Anda. Meskipun sampul e-Book tidak memerlukan grafis
yang mewah, tapi tetap saja anda perlu membuat sampul yang bisa dicetak warna maupun hitam
putih. Juga harus mudah dilihat dan mudah dibaca. Judul dan sampul harus bisa menarik orang
untuk membeli
3. Tulislah "tell and sell" (naskah paparan promosi produk) yang kira-kira berdurasi 30 detik.
Waktu Anda untuk membuat pembeli potensial Anda terkesan memang hanya beberapa detik.
Masukanlah judul, beberapa keuntungan, dan ungkapan pelanggan yang merasa puas. Apa yang
Anda tulis harus menarik perhatian dalam waktu singkat. "Write, Finish, and Publish your eBook
Fast to Pull Online Sales" mengajarkan para profesional cara untuk mempersingkat setiap langkah
menulis, menerbitkan dan mempromosikan eBook ringkas yang ‘menjual’.
Tambahkan kata-kata penarik perhatian ke dalam "tell and sell" tadi dengan cara misalnya:
Membandingkan buku Anda dengan seseorang yang terkenal. Sebuah buku berjudul "Gairah di
8 CARA MUDAH MENULIS E-BOOK
Usia Senja" menggunakan kata-kata "buku ini mengandung ‘Cara Artistik’ di usia lepas dewasa".
4. Tulislah surat penawaran penjualan sebelum menulis buku Anda. Berpikirlah mengenai pembeli
potensial Anda. Apa yang menjadi kendalanya? Masalahnya atau tantangannya? Yakinlah untuk
mengarah ke sana. Surat penawaran Anda digunakan untuk mempromosikan buku Anda, baik
melalui email maupun di website Anda. Ini diperlukan guna memenuhi keinginan dan kebutuhan
pembeli potensial Anda. Masukkan naskah iklan yang menarik, pilihan produk, kesaksian
konsumen, dan sedikit promosi tentang diri Anda, sang penulis. Jika pembeli potensial Anda
menyukainya, mereka akan membeli pada saat itu juga.
5. Tulislah kata pengantar e-Book Anda. Masukkan di dalamnya masalah-masalah yang dihadapi
oleh konsumen, alasan Anda menulis buku, serta tuliskan juga tujuannya. Dalam beberapa paragraf
kemukakan juga keuntungan-keuntungan khusus serta bentuk (format) penyampaian yang Anda
pilih. Tuliskan semuanya dalam satu halaman. Kata pengantar ini akan ‘mengantar’ Anda
menyampaikan surat-surat promosi/penawaran.
6. Buatlah daftar isi. Setiap bab harus diberi judul, diusahakan yang menarik perhatian (catchy).
Jika pembaca Anda bisa memahami judulnya, maka catatlah. Tambahkanlah beberapa keuntungan
sebagai sub judul. Dalam sebuah bab yang berjudul "Mengapa Menulis E-Book?" misalnya, bisa
ditambahkan sederet keuntungan terpisah berikut ini: Aliran pendapatan berlipat sepanjang hayat,
kredibilitas sebagai seorang ahli, kemudahan menjual produk secara online, serta pembeli yang
lebih terarah sehingga keuntungan Anda makin berlimpah.
7. Sampaikanlah hal-hal yang bisa membentuk opini. Setelah kontak pertama yang meminta calon
pembeli untuk memberi masukan, kirimi kembali mereka bab yang sama berikut daftar isi buku
Anda. Kemudian mintalah mereka untuk memberikan komentar. Komentar hasil kontak langsung
ini sangat besar pengaruhnya dalam mempromosikan e-Book Anda secara online.
E-Book Anda harus dirancang agar setiap bagiannya bisa menjadi alat dan titik penjualan terbaik:
tulisan yang membujuk, mudah dibaca, susunannya rapi, dan menyenangkan. Buku Anda bisa
terjual ribuan, bahkan ratusan ribu asalkan Anda merancangnya dengan benar.
Distribusikan ebook terbitan pribadi Anda di internet
Jika Anda merasa khawatir karena cara distribusi buku atau produk konvensional tidak
menguntungkan seperti harapan Anda, maka cobalah pendistribusian lewat internet. Metode
promosi online ini cukup bagus untuk jangka panjang serta tidak membutuhkan banyak waktu dan
biaya. Dengan cara distribusi online maka para pengarang yang menerbitkan sendiri buku atau pun
website bisnisnya, bisa mendapatkan semua uangnya tanpa harus dipotong ini itu.
Situs yang bisa Anda gunakan untuk mendistribusikan E-Book Anda
Jika Anda membuat E-Book versi demo, Anda bisa mengirimkannya ke beberapa situs berikut ini:
http://www.ebooksubmit.com
http://www.thefreesite.com
http://www.virtual-ebooks.com/subsites.htm
http://www.ebookdirectory.com
http://www.ebooksnbytes.com
http://www.free-ebooks.net
9 CARA MUDAH MENULIS E-BOOK
http://www.ebookpalace.com
http://www.web-source.net
http://ebooks.searchking.com
http://www.stealthpromotions.com/e-library1.htm
http://marketing-resources.com/ebook.html
Situs Software: (Ebook selalu dianggap sebagai software)
http://www.zdnet.com
http://www.tucows.com
http://www.download.com
http://www.shareware.com
http://www.jumbo.com
http://www.filemine.com
http://www.upload.com
http://www.freewarefiles.com
http://www.softseek.com
http://www.simtel.net/simtel.net
http://www.webattack.com
http://www.freewarehome.com
Begitu sampel E-Book Anda tersebar luas, pengunjung akan datang ke situs E-Book "resmi" milik
Anda, di mana proses jual beli dilakukan.
DELAPAN JALUR DISTRIBUSI
Terlepas dari apakah Anda berbisnis buku yang dicetak berdasarkan permintaan (Print on
Demand/POD), buku yang dicetak biasa, ataupun e-Book, Anda bisa mendistribusikannya dengan
cara-cara berikut ini:
1. Distribusi melalui kampanye promosi email dua langkah
Anda tidak memerlukan website untuk menjual produk. Di tahun 2002 saja, keuntungan dari cara
mudah yang banyak dipilih ini mencapai angka 3 trilyun.
Langkah Pertama: Kirimkan barang gratisan (dalam hal ini mungkin berupa satu atau dua halaman
dari e-book Anda) ke daftar email yang berbeda. Pikirkanlah tentang kelompok email Anda--
pelanggan, klien, pelanggan ezine(majalah elektronik), Penerbit elektronik, kelompok kelas jauh
(teleclass), serta para pelaku bisnis internet. Tawarkanlah kepada mereka satu jawaban gratis untuk
satu pertanyaan. Tawarkan juga sebuah "resensi" gratis atau nukilan dari buku Anda. Ini merupakan
awal yang bagus untuk menjalin sebuah hubungan, karena naiknya angka penjualan lebih banyak
berasal dari kepercayaan yang berkembang lewat hubungan pemasaran semacam ini ketimbang halhal
lainnya.
Langkah Kedua: Tindak lanjuti hal itu dengan mengirimkan surat penawaran buku Anda. Setiap
surat atau pesan harus mengandung: judul yang menarik perhatian, latar belakang masalah, ke mana
pembeli potensial harus pergi agar masalahnya teratasi, lalu jelaskan juga jenis-jenis produk/jasa
yang Anda tawarkan berikut keuntungan-keuntungannya jika mereka mengikuti saran Anda.
Tambahkan kesaksian dari pelanggan yang sudah mencoba produk Anda dan pastikan bahwa
10 CARA MUDAH MENULIS E-BOOK
kesaksian tersebut jujur dan bisa dipertanggungjawabkan.
Jangan lupa meminta mereka untuk membeli dan sampaikan juga berbagai kemudahan cara untuk
melakukan pembelian: nomor yang bisa dihubungi setiap saat/hotline, faksimili atau alamat surat
dengan menempatkan formulir pemesanan di ujung surat penawaran Anda. Jika Anda punya
website, cantumkan juga link agar mereka bisa melakukan pembelian dengan aman.
2. Distribusikan melalui ezine (majalah elektronik) milik Anda
Buatlah ezine pribadi untuk meningkatkan kredibilitas, kepercayaan dan tingkat penjualan. Karena
klien dan pelanggan potensial selalu mengharapkan lebih banyak informasi gratis, masukkan lebih
banyak hal yang penting seperti artikel tentang produk, catatan redaksi, sumber-sumber yang
berkaitan dengan produk serta tips. Dalam waktu singkat Anda akan segera dikenal sebagai seorang
"ahli". Dalam setiap ezine, tambahkan juga pesan-pesan penawaran atas produk atau jasa yang
Anda miliki. Untuk permulaan, usahakan agar ezine Anda ini terbit secara teratur setiap dua minggu
atau sekali sebulan. Dan ingat, isinya harus ringkas dan tidak bertele-tele.
3. Distribusikan dengan mengirimkannya sebagai artikel 'how to'
gratis ke ezine 'opt-in' terkemuka
Para pembaca online sangat menyukai informasi gratis. Mereka biasanya berlangganan ezine dan
Anda perlu mengirimkan artikel yang ditulis dengan baik ke ezine tersebut. Setelah mempelajari
bentuk artikel yang baik dari ahlinya, mulailah berlangganan dan mengirimkan artikel Anda.
Buatlah 5 hingga 10 artkel yang sudah diedit sebelum Anda mengirimkannya. Ribuan pembeli
potensial akan melihat artikel dengan nama Anda setiap kali Anda mengirimkannya.
Pastikan produk Anda berada di sebuah website. Banyak sekali pemilik website yang menginginkan
e-book Anda, menjualkannya sekaligus mendistribusikannya dengan komisi 60% atau lebih. Ini
akan sangat berguna bagi Anda yang tidak memiliki website sendiri.
4. Distribusikan melalui file tandatangan (nama) Anda di setiap email
yang Anda kirimkan
Di setiap bagian bawah email ada yang disebut file tandatangan, berupa nama Anda. Ini bisa
digunakan untuk menuliskan nama, gelar, lalu bisa ditambahkan juga penawaran gratis, keuntungan
dari produk Anda, link ke tempat buku Anda dijual, alamat email dan alamat Web Anda, dan nomor
telepon. Tidak akan ada yang merasa keberatan dengan bentuk promosi seperti ini. Jika Anda tidak
melakukannya, Anda telah melewatkan cara yang mudah untuk menarik perhatian orang yang
membaca terhadap produk Anda.
5. Distribusikan melalui website pribadi Anda
Jadikanlah website Anda tempat untuk memasarkan sesuatu. Jangan cuma kreatif dengan hanya
menampilkan gambar-gambar yang indah. Buatlah tulisan penawaran yang mengundang
pengunjung untuk membeli. Jangan lupa untuk menempatkan link ke halaman pembelian. Pastikan
tulisan tersebut mengandung cukup informasi sehingga calon pembeli akan sampai pada keputusan
untuk membeli. Tulisan ini boleh dibuat cukup panjang agar bisa memasukkan berbagai hal seperti
keuntungan dan jenis-jenis produk/buku Anda, termasuk juga beberapa kesaksian dari orang yang
sudah membeli produk Anda. Bila perlu, mintalah orang yang ahli soal buku atau pun website untuk
membimbing Anda.
11 CARA MUDAH MENULIS E-BOOK
6. Distribusikan melalui website orang lain
Banyak pemilik website lain yang membutuhkan buku Anda - baik buku cetak maupun e-book.
Mereka biasanya ingin agar Anda menulis semacam resensi dari buku Anda sekitar 100 kata
(termasuk keuntungan dan kesaksian). Mereka akan menjual, mendistribusikan, mencatat penjualan
buku Anda, dan setiap minggu mengirimi Anda cek. Kebanyakan mereka memberi royalti sekitar
30 hingga 50% tergantung dari format bukunya (buku cetak atau e-book).
7. Belilah nomor ISBN
Jika Anda menyertakan nomor ISBN di buku Anda, naka Anda terdaftar pada "Katalog dalam
Cetakan". Perpustakaan, toko buku dan Amazon.com biasanya meminta ISBN ini. Anda membayar
$225 untuk 10 atau $800 untuk 100 nomor. Tapi, sebaiknya uang sebanyak itu digunakan untuk halhal
lain yang lebih berguna, karena untuk berjualan di Internet saat ini, Anda memang belum
memerlukan ISBN!!
8. Distribusikan melalui surat penawaran langsung dari email Anda
Kirimkanlah surat penawaran yang mempromosikan buku atau produk lainnya. Ini bisa
meningkatkan tingkat penjualan yang mungkin tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya. Setiap
bulan Anda akan terus-menerus menghitung keuntungan, bukan jumlah buku, karena pengarang di
Internet mendapatkan SEMUA uang hasil penjualannya!
Namun harus saya ingatkan juga bahwa sesungguhnya peran yang paling menentukan dari
keberhasilan adalah Anda sendiri. Kreatifitas, ketajaman berpikir, ditambah sedikit intuisi bisnis
plus mau selalu belajar, akan menjadi sebuah sinergi yang luar biasa. Buku ini dimaksudkan untuk
menjadi pemicu simpul-simpul kehebatan Anda di bidang tulis menulis, yang saya tambahi dengan
sedikit petunjuk teknis pembuatan e-book.
Ini memang cara-cara penulisan, pemasaran, serta pendistribusian yang masih terhitung baru. Meski
demikian, telah banyak penulis kelas dunia yang memanfaatkan sistem baru ini (salah satunya
adalah Stephen King), dan BERHASIL! Lalu, jika mereka berhasil , KENAPA KITA TIDAK?!!
Saatnya bagi Anda untuk mencoba dengan penuh keyakinan bahwa Anda PASTI BERHASIL!
Ingat, kekuatan pikiran sangat berpengaruh pada berhasil atau tidaknya suatu tindakan. Maka, sekali
lagi, YAKINLAH bahwa Anda PASTI BERHASIL!! Selamat berkarya!!
12 CARA MUDAH MENULIS E-BOOK

Muhammad dalam perjanjian lama dan perjanjian baru


Muhammad dalam perjanjian lama dan perjanjian baru

Oleh : JoW Rocks


Muhammad dalam perjanjian lama
Sesungguhnya, hampir seluruh nubuat Perjanjian Lama menunjuk pada Nabi
Muhammad. Namun, oleh karena telah terjadi perombakan besar2an di dalam tubuh Perjanjian
Lama, maka kita hanya bisa mengenali Muhammad melalui Nebayot, Kedar, Tema, dan lembah
Baka. "Nebayot", "Kedar", dan "Tema" sangatlah penting, karena mereka adalah anak2 dari Nabi
Ismail (Kejadian 25:13-15) dan memberi petunjuk terhadap kelompok masyarakat bangsa Arab.
Sementara "Baka" menjadi penting, karena ia memberi petunjuk adanya perjalanan Nabi Ismail
ke Mekah. Ada 6 kata kunci dalam mengidentifikasi Muhammad dalam Perjanjian Lama, yaitu:
Nebayot, Kedar, Tema, Arab/Arabia, Baka, dan Paran.
Sepandai2nya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Sepandai2nya Ahli Kitab (Yahudi dan
Kristen) menyembunyikan kebenaran, pasti ketahuan juga jejaknya. Kira2 inilah ungkapan yang
paling tepat dalam mengungkap sosok Nabi Muhammad di dalam Perjanjian Lama.
[QS. 2:146. Orang-orang yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad
seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka
menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.]
[QS. 6:91. Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya di kala
mereka berkata: "Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia". Katakanlah: "Siapakah
yang menurunkan kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi
manusia, kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu perlihatkan
(sebagiannya) dan kamu sembunyikan sebagian besarnya, padahal telah diajarkan kepadamu apa
yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak mengetahui (nya)?" Katakanlah: "Allah-lah (yang
menurunkannya)", kemudian (sesudah kamu menyampaikan Al Qur'an kepada mereka),
biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya.]
[QS. 2:75. Apakah kamu masih mengharapkan mereka (Ahli Kitab) akan percaya kepadamu,
padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah
mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?]
[QS. 2:78-79. Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Alkitab (Taurat),
kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga. Maka kecelakaan yang
besarlah bagi orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri, lalu
dikatakannya: "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit
dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh
tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka
kerjakan.]
1. YEHEZKIEL (Bukti Kedar sebagai orang Arab dan terletak di jazirah Arab).
27:21 Arab dan semua pemuka Kedar berdagang dengan engkau dalam anak domba, domba
jantan dan kambing jantan; dalam hal-hal itulah mereka berdagang dengan engkau.
Nubuat Perjanjian Lama banyak menyebut "Kedar", putra kedua Ismail (Kejadian 25:13), yang
pada akhirnya menurunkan Nabi Muhammad. Tampak jelas dalam ayat di atas bahwa Kedar
adalah suku bangsa Arab. Meski letaknya tidak disebutkan, tapi ini memberi petunjuk tentang
lokasi atau status Kedar sebagai orang Arab yang berkaitan erat dengan kedatangan nabi setelah
Yesus yang terlihat pada nubuat2 lainnya di bawah ini.
2. YESAYA (Kedar dan Tema bukti orang2 Arab).
21:13. Ucapan ilahi terhadap Arabia. Di belukar di Arabia kamu akan bermalam, hai kafilahkafilah
orang Dedan!
21:14 Hai penduduk tanah Tema, keluarlah, bawalah air kepada orang yang haus, pergilah,
sambutlah orang pelarian dengan roti!
21:15 Sebab mereka melarikan diri terhadap pedang, ya terhadap pedang yang terhunus, terhadap
busur yang dilentur, dan terhadap kehebatan peperangan.
21:16 Sebab beginilah firman Tuhan kepadaku: "Dalam setahun lagi, menurut masa kerja prajurit
upahan, maka segala kemuliaan Kedar akan habis.
21:17 Dan dari pemanah-pemanah yang gagah perkasa dari bani Kedar, akan tinggal sejumlah
kecil saja, sebab TUHAN, Allah Israel, telah mengatakannya."
Dalam ayat 13 terdapat kata "Arabia" yang memberi isyarat tentang kelompok bangsa Arab yang
hendak melakukan hijrah. Pengikut Muhammad ketika itu masih sedikit. Dalam ayat di atas
digambarkan hanya diikuti oleh orang2 Dedan (anak Yoksan anak Abraham). Muhammad adalah
orang Quraisy keturunan Kedar, namun justru orang2 Quraisylah yang memberontak dakwah
Muhammad.
Dalam ayat 14 terdapat kata "Tema", anak ke-9 Nabi Ismail yang terletak di Madinah. Ketika itu
Muhammad beserta pengikutnya yang belum banyak, hendak diperangi oleh suku Quraisy
(keturunan Kedar) di Mekah. Oleh karenanya, atas perintah Muhammad, mereka melakukan
hijrah dari Mekah ke Madinah (Dari sinilah tonggak tahun hijriyah dimulai). Kelompok
Muhammad yang berhijrah dikenal dengan nama "Muhajirin", sementara orang2 Madinah yang
menyambutnya dikenal sebagai kaum "Anshor".
Dalam ayat 17 terdapat kata "Kedar", anak kedua Nabi Ismail, yang menurunkan suku Quraisy
dan bermata pencaharian sebagai pemanah (pemburu). Mata pencaharian Bani Kedar ini
merupakan warisan dari nenek moyangnya, Ismail, sebagaimana disebutkan dalam Kitab
Kejadian berikut ini:
21:20 Allah menyertai anak itu (Ismail), sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang
gurun dan menjadi seorang pemanah.
21:21 Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya
dari tanah Mesir.
[H.R. AT-TURMUDZI, dari Watsilah bin Al-Asqa r.a. Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya,
Allah telah memilih Ismail menjadi anak Ibrahim dan Dia telah memilih keturunan Kinanah
menjadi keturunan Ismail dan Dia telah memilih Quraisy dari keturunan Kinanah dan Dia telah
memilih Hasyim dari Quraisy, dan Dia telah memilih aku dari keturunan Hasyim."]
3. MAZMUR (Tempat berziarah dan sumur Zam-Zam di Baka).
84:5 (84-6) Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat
mengadakan ziarah!
84:6 (84-7) Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata
air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.
Ayat2 di atas berbicara tentang tempat berziarah yang selalu ramai dikunjungi oleh hamba2
Tuhan, yaitu Baka/Mekah. Frasa "tempat yang bermata air" dalam ayat di atas memberi petunjuk
kepada kita tentang kejadian ajaib Ismail ketika masih bayi, yaitu peristiwa terbentuknya Sumur
Zam-Zam di lembah Baka. Dimanakah lokasi Baka selain di Jazirah Arab? Al-Qur'an dengan
tegas menyatakan bahwa Baka adalah Mekah. Berikut pernyataan Al-Qur'an:
[QS. 3:96-97. Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah)
manusia, ialah Baitullah yang di Baka (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua
manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barang siapa
memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia
terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang
siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan
sesuatu) dari semesta alam.]
[QS. 14:35,37. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini
(Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah
berhala-berhala...Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian
keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau
(Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan salat,
maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari
buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur."]
[QS. 90:1-2. Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah), dan kamu (Muhammad)
bertempat di kota Mekah ini,]
4. YESAYA ("Inilah Anak-Ku yang Kukasihi kepada-Nyalah Aku berkenan" yang dikutip oleh
4 pengarang injil kanonik sebagai inspirasi karangan mereka ketika "membaptis" Yesus, lihat
ayat 1).
42:1. Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan.
Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.
42:2 Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.
42:3 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak
akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.
42:4 Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan
hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.
42:5. Beginilah firman Allah, TUHAN, yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang
menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada
umat manusia yang mendudukinya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya:
42:6 "Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang
tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat
manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,
42:7 untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan
dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.
42:8 Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang
lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung. 42:9 Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah
menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku
mengabarkannya kepadamu."
42:10 Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN dan pujilah Dia dari ujung bumi! Baiklah laut
bergemuruh serta segala isinya dan pulau-pulau dengan segala penduduknya.
42:11 Baiklah padang gurun menyaringkan suara dengan kota-kotanya dan dengan desa-desa
yang didiami Kedar! Baiklah bersorak-sorai penduduk Bukit Batu, baiklah mereka berseru-seru
dari puncak gunung-gunung!
42:12 Baiklah mereka memberi penghormatan kepada TUHAN, dan memberitakan pujian yang
kepada-Nya di pulau-pulau.
42:13 TUHAN keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan
semangat-Nya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuh-
Nya Ia membuktikan kepahlawanan-Nya.
42:14 Aku membisu dari sejak dahulu kala, Aku berdiam diri, Aku menahan hati-Ku; sekarang
Aku mau mengerang seperti perempuan yang melahirkan, Aku mau mengah-mengah dan megapmegap.
42:15 Aku mau membuat tandus gunung-gunung dan bukit-bukit, dan mau membuat layu segala
tumbuh-tumbuhannya; Aku mau membuat sungai-sungai menjadi tanah kering dan mau
membuat kering telaga-telaga.
42:16 Aku mau memimpin orang-orang buta di jalan yang tidak mereka kenal, dan mau
membawa mereka berjalan di jalan-jalan yang tidak mereka kenal. Aku mau membuat kegelapan
yang di depan mereka menjadi terang dan tanah yang berkeluk-keluk menjadi tanah yang rata.
Itulah hal-hal yang hendak Kulakukan kepada mereka, yang pasti akan Kulaksanakan.
42:17 Orang-orang yang percaya kepada patung pahatan akan berpaling ke belakang dan
mendapat malu, yaitu orang-orang yang berkata kepada patung tuangan: "Kamulah allah kami!"
42:18 Dengarkanlah, hai orang-orang tuli pandanglah dan lihatlah, hai orang-orang buta!
42:19 Siapakah yang buta selain dari hamba-Ku, dan yang tuli seperti utusan yang Kusuruh?
Siapakah yang buta seperti suruhan-Ku dan yang tuli seperti hamba TUHAN?
42:20 Engkau melihat banyak, tetapi tidak memperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi
tidak mendengar.
42:21 TUHAN telah berkenan demi penyelamatan-Nya untuk memberi pengajaran-Nya yang
besar dan mulia;
42:22 namun mereka suatu bangsa yang dijarah dan dirampok, mereka semua terjebak dalam
geronggang-geronggang dan disembunyikan dalam rumah-rumah penjara; mereka telah menjadi
jarahan dan tidak ada yang melepaskan, menjadi rampasan dan tidak ada yang berkata:
"Kembalikanlah!"
42:23 Siapakah di antara kamu yang mau memasang telinga kepada hal ini, yang mau
memperhatikan dan mendengarkannya untuk masa yang kemudian?
42:24 Siapakah yang menyerahkan Yakub untuk dirampas, dan Israel kepada penjarah?
Bukankah itu TUHAN? Sebab kepada-Nya kita telah berdosa, dan orang tidak mau mengikuti
jalan yang telah ditunjuk-Nya, dan kepada pengajaran-Nya orang tidak mau mendengar. 42:25
Maka Ia telah menumpahkan kepadanya kepanasan amarah-Nya dan peperangan yang hebat,
yang menghanguskan dia dari sekeliling, tetapi ia tidak menginsafinya, dan yang membakar dia,
tetapi ia tidak memperhatikannya.
Yesaya 42:1-25 di atas adalah satu kesatuan ayat yang tak terpisahkan, karena ia meramalkan
kedatangan seorang Nabi bukan Yesus! Justru ayat2 di atas membuka tabir kebohongan
peristiwa pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis sebagaimana dimaksud Matius 3:15-17;
12:16-21, Markus 1:9-11, Lukas 3:21-22, dan Yohanes 1:32-34.
Perlu dicatat, bahwa Yesaya 42:1 di atas menjelaskan tentang konsep "hamba" yang telah dipilih
oleh Tuhan untuk seluruh alam semesta, dan secara tegas Al-Qur'an berbicara mengenai hal
tersebut:
[QS. 25:1. Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al Qur'an) kepada hamba-Nya
(Muhammad), agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam,]
Dalam ayat 10 di atas terdapat frasa "nyanyian baru" yang berarti syariat baru. Yesus datang
bukan untuk membawa syariat baru, melainkan hanya untuk menggenapi syariat Taurat dan
kitab2 para nabi (Matius 5:17-20). Sedangkan Muhammad datang untuk membawa syariat baru
bagi semesta alam. Dengan tegas Al-Qur'an menyatakan:
[QS. 21:107. Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat
bagi semesta alam.]
[QS. 38:86-87. Katakanlah (hai Muhammad): "Aku tidak meminta upah sedikit pun kepadamu
atas dakwahku; dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan. Al Qur'an ini
tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam.]
Dalam ayat 11 terdapat frasa "didiami Kedar". Sebagaimana sudah dijelaskan di atas, bahwa
Bani Kedar adalah orang2 Arab keturunan Nabi Ismail di Mekah. Kemudian juga terdapat frasa
"Bukit Batu". Mekah juga secara geologis terkenal dengan gunung2 batunya. Sedangkan Yesus
adalah keturunan Ishak, adik Ismail, dengan "memaksakan" garis keturunannya melalui jalur
Yusuf, bapak tiri Yesus, oleh karena Yesus lahir dari perawan suci Maria (Matius 1:1-18 dan
Lukas 3:23-38). Lebih jauh, ayat ini memberi isyarat adanya ibadah haji yang mengagungkan
asma Allah dengan bertahmid dan bertalbiah.
Dalam ayat 13 terdapat frasa "Tuhan keluar berperang seperti pahlawan". Ayat ini jelas2
mengindikasikan kedatangan Muhammad, yang senantiasa dakwahnya diiringi dengan
peperangan fisik. Perang yang terkenal dan dahsyat ialah Perang Badar. Sementara Yesus
digambarkan Alkitab sebagai sosok yang lemah dan tidak pernah berperang atau memimpin
peperangan secara fisik. Bahkan "Yesus" mati dibantai umatnya sendiri di tiang salib.
Dalam ayat 17 terdapat frasa " Orang-orang yang percaya kepada patung pahatan akan berpaling
ke belakang". Sebelum Muhammad resmi menjadi Nabi, orang2 Arab pada waktu itu adalah
penyembah berhala, bahkan mereka meletakkan berhala2nya di sekeliling Ka'bah hingga
mencapai 365 buah. Sedangkan Umat Israel ketika Yesus diutus, bukanlah penyembah berhala
dari patung2 buatan manusia, oleh karena mereka sudah mengenal Taurat dan kitab2 para nabi.
Dalam ayat 18 terdapat kata2 ungkapan "buta" dan "tuli". Kata "buta" merupakan ungkapan
Tuhan yang dapat diartikan sebagai "tidak dapat membaca dan menulis", sedangkan kata "tuli"
dapat diartikan sebagai "tidak pernah mendengar satu kitab pun sebelumnya". Umat Muhammad
ketika beliau diutus adalah umat yang buta huruf. Dalam tradisi Islam dikenal sebagai Zaman
Jahiliyah (zaman kebodohan). Ini berbeda dengan umat Israel yang sudah pandai merubah2
Taurat dan kitab2 para nabi. Tentang kaum buta huruf ini, diabadikan di dalam Al-Qur'an:
[QS. 62:2. Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka,
yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, menyucikan mereka dan mengajarkan kepada
mereka Kitab dan Hikmah (As Sunah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar
dalam kesesatan yang nyata,]
Dalam ayat 19 digambarkan bahwa "hamba yang dipilih Tuhan" itu adalah seorang hamba yang
"buta dan tuli", artinya bahwa "hamba yang dipilih Tuhan" itu adalah seorang hamba yang "tidak
dapat membaca dan menulis" dan "belum pernah mengenal satu kitab pun sebelumnya". Al-
Qur'an dengan gamblang mengabadikannya:
[QS. 7:157. (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang tidak dapat membaca dan
menulis, yang mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang
menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang
mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka
segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada
pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan
mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur'an), mereka itulah orangorang
yang beruntung.]
[QS. 42:52. Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Qur'an) dengan perintah
Kami. Sebelumnya kamu (Muhammad) tidaklah mengetahui apakah Al Kitab dan tidak pula
mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Qur'an itu cahaya, yang Kami tunjuki
dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu
benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.]
Sedangkan ayat 20 di atas menggambarkan sifat orang2 kafir baik pada masa kerasulan
Muhammad maupun sesudahnya yang tidak mau tahu dan tidak mau mengerti agama Islam. Hal
ini dijelaskan juga dalam Al-Qur'an:
[QS. 2:18. Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang
benar)].
5. YESAYA ("Roh seperti burung merpati" yang dikutip oleh 4 pengarang injil kanonik ketika
"membaptis" Yesus, lihat ayat 8).
60:1. Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit
atasmu.
60:2 Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa;
tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.
60:3 Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang
terbit bagimu.
60:4 Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua datang berhimpun kepadamu;
anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong.
60:5 Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan
akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan
bangsa-bangsa akan datang kepadamu.
60:6 Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa.
Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan
perbuatan masyhur TUHAN.
60:7 Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu, domba-domba jantan Nebayot
akan tersedia untuk ibadahmu; semuanya akan dipersembahkan di atas mezbah-Ku sebagai
korban yang berkenan kepada-Ku, dan Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku.
60:8 Siapakah mereka ini yang melayang seperti awan dan seperti burung merpati ke pintu
kandangnya?
Yesaya 60:1-8 di atas adalah satu kesatuan ayat yang tak terpisahkan, karena ia juga meramalkan
kedatangan seorang Nabi bukan Yesus! Justru ayat2 di atas membuka tabir kebohongan
peristiwa pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis sebagaimana dimaksud Matius 3:15-17;
12:16-21, Markus 1:9-11, Lukas 3:21-22, dan Yohanes 1:32-34.
Ayat 1 di atas menggambarkan Firman Tuhan kepada Muhammad sebagaimana tersebut dalam
Al-Qur'an:
[QS. 74:1-3. "Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah, lalu berilah peringatan, dan
Tuhanmu, agungkanlah"]
[QS. 26:196-197. Dan sesungguhnya Al Qur'an itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab
orang yang dahulu. Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani
Israel mengetahuinya?]
Ayat 2-6 menggambarkan keadaan Jazirah Arab pada saat itu yang diliputi kegelapan. Mereka
semua hidup dalam kebodohan, tidak ada aturan, menyembah berhala, dan lain2. Setelah
dibangkitkannya Muhammad, seluruh Jazirah Arab tunduk patuh di bawah kekuasaannya.
Digambarkan dalam ayat di atas bahwa orang2 dari Midian (adik Ismail) dan Efa (anak sulung
Midian) pun berduyun2 memeluk agama Islam.
Dalam ayat 7-8 terdapat kata "Kedar" dan "Nebayot" yang merupakan orang2 keturunan Nabi
Ismail sebagaimana dijelaskan di atas. Digambarkan bahwa mereka pada akhirnya berduyun2
memeluk agama Islam dan mempersembahkan korban dan mengagungkan nama Tuhan pada
musim haji.
6. ULANGAN & HABAKUK (Pegunungan Paran).
ULANGAN 33:2 Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai (Taurat) dan terbit kepada mereka
dari Seir (Injil); Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran (Al-Qur'an) dan datang dari tengahtengah
puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang
menyala.
HABAKUK 3:3. Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari pegunungan Paran.
Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya.
3:4 Ada kilauan seperti cahaya, sinar cahaya (Al-Qur'an) dari sisi-Nya dan di situlah terselubung
kekuatan-Nya.
PARAN, adalah nama varian kuno dari Baka/Mekah, karena di Mekahlah tempat tinggal nabi
Ismail hingga dikebumikannya (lihat QS. 2:125; 14:37), dan Muhammad adalah satu2nya
nabi/rasul keturunan Ismail dari putra keduanya, Kedar. Lebih jelas tentang Paran dan Ismail,
baca Kitab Kejadian di bawah ini:
21:20 Allah menyertai anak itu (Ismail), sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang
gurun dan menjadi seorang pemanah. 21:21 Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan
ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir.
Jika kata "Paran" sebagaimana dimaksud Kitab Kejadian 21:20-21 di atas terdapat di sekitar
Palestina, maka kata "Paran" dalam ayat tersebut harus direvisi, karena tidak ada bukti sama
sekali bahwa Ismail, semenjak bayi hingga dikuburkannaya, berada di sekitar Palestina. Justru
bukti2 kuatnya terdapat di lembah Baka/Mekah, yaitu: kuburan Ismail, Sumur Zam Zam, Hijir
Ismail, Bukit Shafa dan Marwah, keturunan Ismail, Ka'bah yang dibangun bersama bapaknya,
Ibrahim, dan maqam Ibrahim.
[QS. 2:125. Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul
bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat salat.
Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orangorang
yang tawaf, yang iktikaf, yang rukuk dan yang sujud"]
[QS. 2:127-129. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan dasar-dasar Baitullah (Ka'bah)
bersama Ismail (seraya berdoa): "Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami),
sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". Ya Tuhan kami,
jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak
cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan
tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha
Penerima tobat lagi Maha Penyayang. Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari
kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan
kepada mereka Al Kitab (Al Qur'an) dan Al-Hikmah (As-Sunah) serta menyucikan mereka.
Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.]
7. KITAB KEJADIAN (Pemeliharaan Sunat).
17:10 Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu
(Abraham) serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat;
17:14 Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka
orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari
perjanjian-Ku."
Realitanya, yang memegang teguh perjanjian tersebut hingga hari kiamat adalah umat Islam,
karena umat Kristen tidak disyariatkan untuk sunat, sebagaimana pernyataan pendiri Kristen,
Paulus Tarsus dalam 1 Korintus berikut ini:
7:18 Kalau seorang dipanggil dalam keadaan bersunat, janganlah ia berusaha meniadakan tandatanda
sunat itu. Dan kalau seorang dipanggil dalam keadaan tidak bersunat, janganlah ia mau
bersunat.
7:19 Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukumhukum
Allah.
Umat Kristen lalai, bahwa perintah sunat merupakan kewajiban setiap individu laki2 yang
diperintahkan Tuhan dalam Taurat yang tidak bisa dibantah hanya oleh seorang Paulus Tarsus.
Sangat mungkin, Paulus menyatakan demikian karena dia sendiri enggan disunat.
8. KEJADIAN (Sholawat Nabi).
12:2 Aku akan membuat engkau (Abraham) menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau
serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
12:3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang
yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."
Jelas sekali, bahwa ayat2 di atas bercerita tentang Sholawat Nabi (Muhammad dan Ibrahim)
yang senantiasa dibaca oleh umat Islam ketika duduk tasyahud/takhiat akhir dalam sholat. Tidak
ada umat lain yang selalu memuliakan Nabi Ibrahim kecuali umat Islam. Umat Kristen sendiri,
yang mengklaim Perjanjian Lama sebagai kitabnya, tidak pernah memuliakan Nabi Ibrahim.
[QS. 33:56-57. Sesungguhnya Allah dan malaikat2-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang2
yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan
kepadanya. Sesungguhnya orang2 yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah akan
melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan.]
9. KEJADIAN (Perjanjian Allah dengan Abram/Abraham).
15:18 Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: "Kepada
keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu,
sungai Efrat:
Dari pihak siapakah keturunan Abram/Abraham akan menguasai wilayah tersebut? Jawabannya
sudah pasti, Ismail !!!
Dalam ayat di atas sudah sangat jelas, dan realitanya memang demikian (sebenarnya lebih luas
lagi), bahwa keturunan Ismail (bangsa Arab) menyebar dari Sungai Nil di Mesir hingga Sungai
Efrat di Irak. Sementara bangsa Israel (keturunan Ishak) hanya menguasai sebagian dari wilayah
Palestina (Kanaan).
Ayat di atas juga seolah2 mencocokkan pasangan Abraham dengan Hagar, sebagaimana
dijelaskan Taurat sendiri bahwa Abraham berasal dari negeri Ur-Kasdim di pesisir Sungai Efrat,
sedangkan Hagar berasal dari negeri Mesir dekat Sungai Nil.
[QS. 3:67-68. Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia
adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia
termasuk golongan orang-orang musyrik." Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada
Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), serta orang-orang
yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang
beriman.]
10. YEREMIA ("damai sejahtera" atau "Shalom").
28:9 Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu
digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN."
Ayat di atas bercerita tentang "damai sejahtera" yang asal kata Ibraninya adalah "shalom" dan
dalam bahasa Arabnya adalah "Salam" atau "Islam" (lihat QS 3:19; 5:3). Muhammad jelas2
mengemban misi Islam, dan sekarang sudah digenapi oleh pemeluk agama Islam, terutama
seluruh jazirah Arab yang tunduk pada agama Islam. Muhammad juga banyak bernubuat, namun
tidaklah cukup dimuat di sini. Salah satunya adalah nubuat yang berkaitan dengan cucu beliau
yang bernama Husain, yang ketika masih kecil sudah diramalkan oleh Muhammad bahwa ia
akan mati dipenggal kepalanya di padang Karbala, Irak. Dan, memang benar2 terbukti!
Sementara Yesus membantah nubuat tersebut, bahwa kedatangannya bukanlah membawa damai
di bumi, melainkan pertentangan. Berikut pernyataan Yesus menurut Alkitab:
LUKAS:
12:51 Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-
Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.
12:52 Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah,
tiga melawan dua dan dua melawan tiga.
12:53 Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki
melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu
mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya."
MATIUS:
10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku
datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya,
menantu perempuan dari ibu mertuanya, 10:36 dan musuh orang ialah orang-orang seisi
rumahnya.
11. YESAYA ( Injil dan Al-Qur'an).
29:11 Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai,
apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini,"
maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai";
29:12 dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan
mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."
Ayat2 di atas berbicara tentang penyampaian Kitab Suci dari Tuhan. Ayat 11 tampaknya
menunjuk pada Yesus, sebab menurut versi Islam, Yesus menerima Injil hanya dalam satu kali
turun saja. Sementara ayat 12 dengan jelas bernubuat tentang Muhammad, dimana ketika berada
di Gua Hira, Muhammad menerima wahyu pertama kalinya berupa Al-Qur'an Surat Al-'Alaq
(96):1-5, yang diabadikan oleh Al-Hadits riwayat Bukhari berikut ini:
[HR. BUKHARI. Malaikat itu mendekapku (Muhammad) sampai aku sulit bernapas. Kemudian,
ia melepaskanku dan berkata, "Bacalah!" Kujawab, "Aku tak dapat membaca." Ia mendekapku
lagi hingga aku pun merasa tersesak. Ia melepasku dan berkata, "Bacalah!" dan kembali
kujawab, "Aku tak dapat membaca!" Lalu, ketiga kalinya, ia mendekapku seperti sebelumnya,
kemudian melepaskanku dan berkata: "baca QS. 96:1-5"].
12. KITAB KIDUNG AGUNG (Ciri2 Muhammad).
5:10 --Putih bersih dan merah cerah kekasih-Ku, menyolok mata di antara 10.000 orang.
(New/King James Version Bible, New Revised Standard Version Bible, Third Millennium Bible,
dan lain2).
5:16 Kata-katanya manis semata-mata, dia (Muhammad) sungguh sangat digemari. Demikianlah
kekasih-Ku, demikianlah teman-Ku, hai puteri-puteri Yerusalem. (New/King James Version
Bible, New Revised Standard Version Bible, Third Millennium Bible, dan lain2).
Lihat juga Ulangan 33:2 di atas tentang 10.000 orang pengiring Muhammad.
Penjelasan ayat 10:
Menurut saudara sepupu sekaligus menantu Muhammad, yaitu Ali bin Abu Thalib, ciri2
Muhammad adalah: "...Tubuh beliau tidaklah terlalu gemuk, mukanya bundar, warnanya PUTIH
BERCAMPUR MERAH..." (H.R. TIRMIDZI dalam Sunan dan Syama'ilnya). Sedangkan
menurut Anas bin Malik, ciri2 Muhammad adalah: "...wajahnya terang bercahaya, tubuhnya
tidak terlalu PUTIH dan tidak pula terlalu MERAH..." (H.R. BUKHARI, MUSLIM, dan
TIRMIDZI). Ketika memasuki kota Mekah pada tahun 630 M dalam keadaan aman dan damai
yang dikenal dengan peristiwa "Fathu Makkah", Muhammad disertai 10.000 pengikut yang saleh
(STANLEY LANE POOLE, Speeches and Table Talks of the Prophet Mohammed 1882). Dalam
literatur lain dikatakan: "Nabi Muhammad berangkat bersama dengan 10.000 orang pada saat
yang menentukan ini" (WASHINGTON IRVING, Life of Muhammad, Hal. 17). Sementara itu,
dalam literatur lain juga, Abu Sufyan berteriak untuk mengumpulkan orang2: "Wahai orang2
Quraisy, Muhammad telah berada di sini dengan kekuatan yang tidak dapat kalian lawan.
Muhammad bersama 10.000 pasukan baja..." (MARTIN LINGS, Muhammad, hal. 474).
Penjelasan ayat 16:
Dalam naskah Ibrani asli, kata "Muhummedim" diterjemahkan menjadi "sungguh sangat
digemari" yang pada dasarnya adalah kata "Muhummed" dengan tambahan "im". Dalam bahasa
Ibrani "im" digunakan untuk menyatakan jamak. Sebagaimana kata "Ellohim" (Allah-Allah)
dalam Perjanjian Lama yang pada dasarnya adalah kata "Elloha" (Allah). Jika tidak didistorsi
berulangkali, maka seharusnya Kidung Agung 5:16 berbunyi sebagai berikut:
5:16 Kata-katanya manis semata-mata, dialah Muhammad! Demikianlah kekasih-Ku,
demikianlah teman-Ku, hai putera-puteri Yerusalem.
Perlu dicatat, bahwa kata "Muhummedim" atau "Muhummed" adalah NAMA orang, yang
sebenarnya tidak dapat diterjemahkan ke dalam bahasa manapun secara apapun, karena ia
merupakan nama orang "pemberian" dari Tuhan.
13. KITAB NABI HAGAI (Hamdut, Beth, dan Shalom).
2:7 (2-8) Aku akan menggoncangkan segala bangsa, dan mereka akan datang kepada kegemaran
segala bangsa, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN
semesta alam. (New/King James Version Bible, The Douay-Rheims Bible, Third Millennium
Bible, dan lain2).
2:9 (2-10) Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya
yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan mengaruniakan damai
sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam."
Menurut keterangan DR. TAUFIQ, seorang ahli bahasa bangsa Mesir, ungkapan "kegemaran"
yang tersebut dalam ayat 7 di atas asalnya dari perkataan Ibrani "hamdut". Sedangkan kata
"hamdut" dalam bahasa Arab berarti "terpuji", serupa dengan arti kata "ahmad" (yang terpuji)
dan "muhammad" (orang yang terpuji).
Dalam ayat di atas juga terdapat kata "Rumah" yang asal kata Ibraninya adalah "Beth", yang jika
diterjemahkan ke dalam bahasa Arab adalah "Bait" atau "Baitullah" (Ka'bah) yang di
Baka/Mekah.
Adapun ungkapan "damai sejahtera" yang tersebut dalam ayat 9 di atas asalnya dari perkataan
Ibrani "shalom" yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Arab adalah "salam" atau "islam".
[QS. 3:19. Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih
orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka,
karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat
Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.]
[QS. 5:3. Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang
disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan
yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan
bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak
panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir
telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka
dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah
Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu. Maka
barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.]
14. ZEFANYA (Pemakaian bahasa ibadah yang sama).
3:9 "Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir lain kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang
bersih, supaya sekaliannya mereka memanggil nama TUHAN, beribadah kepada-Nya dengan
bahu-membahu
Ayat di atas mengindikasikan tentang pemakaian bahasa lain selain bahasa Ibrani yang akan
dipakai secara serempak (satu bahasa) dalam menjalankan ibadah kepada Tuhan. Tentulah
bahasa yang dimaksud itu adalah bahasa Arab, karena hanya umat Islamlah yang beribadahnya
(terutama sholat) menggunakan bahasa yang sama, yaitu bahasa Arab.
[QS. 12:2. Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Qur'an dengan berbahasa Arab, agar
kamu memahaminya.]
[QS. 14:1. Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab (Al-Qur'an) yang Kami turunkan kepadamu supaya
kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin
Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.
15. YESAYA (Koresh atau Quraisy).
45:1 Beginilah firman Tuhan: "Inilah firman-Ku kepada mesias, kepada Koresh yang tangan
kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti rajaraja,
supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal
tertutup;
45:4 Oleh karena hamba-Ku Yakub dan Israel, pilihan-Ku, maka Aku memanggil engkau dengan
namamu, menggelari engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.
Maksud dari kata "Koresh" adalah orang Quraisy yaitu Nabi Muhammad SAW. Koresh atau
Quraisy adalah nama suku di Mekah yang mayoritas kaum paganisme/penyembah patung
sebelum dibangkitkannya Nabi Muhammad SAW.
Namun demikian, bukanlah Yahudi dan Kristen namanya kalau tidak mengutak-atik-gathuk
firman Tuhan, sehingga seolah-olah Koresh adalah nama raja Asyur yang pagan/penyembah
patung.
Bagaimana mungkin seorang mesias (Koresh) yang diberkati Tuhan adalah seorang penyembah
patung???
Masih berkaitan dengan ramalan kedatangan Nabi Muhammad SAW dalam Perjanjian Lama,
Kitab Ulangan secara khusus meramalkan kedatangan Nabi yang seperti Musa, yang akan
bangkit dari luar orang Israel
Muhammad dalam perjanjian
baru
Menerjemahkan ulang sebuah karya besar seorang penulis terkenal dari versi bahasa asing jika
ia membiarkan tulisan-tulisan lain dalam bahasanya sendiri. Tidak akan terlalu sulit. Karena si
penerjemah dapat mengkaji pikiran, alasan, dan ungkapan-ungkapan dalam karya-karya si
penulis asing tersebut. Namun, sejauh mana ia akan berhasil adalah pertanyaan yang hanya dapat
diputuskan dan ditetapkan oleh penerjemah-penerjemah yang cakap.
Sama halnya, jika terdapat sedikit dua epistel atau tulisan Lukas dalam bahasa Ibrani, maka kitab
Injilnya dapat diterjemahkan kedalam bahasa itu dan terhitung tidaklah sulit dibandingkan
dengan upaya saat ini kita lakukan. Sayangnya, yang terjadi pada Perjanjian Baru tidaklah
demikian. Karena sudah tidak ada lagi tulisan-tulisan kuno dalam bahasa Yesus dari mana Lukas
menerjemahkan Kidung Malaikat; juga ia sendiri tidak mewariskan kepada kita buku lain dalam
bahasa Semit.
Bahasa Yunani modern seringkali menggunakan kata “Eudokia” dan “Eudoxia” untuk kata
benda nama diri perempuan mereka. Dan kedua kata benda ini terdiri dari dua elemen “eu” dan
“dokeo”, serta “eu” dan “doxa” yang berarti “kemuliaan” atau “pujian”, dan sebagainya.
Untuk menemukan kata Semit asli dalam nyanyian yang didengar dan diceritakn oleh para
gembala dan diceritakan oleh gembala dan yang telah dirumuskan oleh Lukas menjadi
“Eudokia”, maka kita dipaksa untuk memeriksa dan melacaknya langsung dari akar dan
derivasinya dalam bahasa Yunani.
Ada dua versi utama Perjanjian Baru dari teks Yunani, satu dalam bahasa yang disebut bahasa
Syriac, dan satu lagi dalam bahasa Latin. Keduanya memuat judul yang sama pentingnya yakni
“simplex” atau “simple” yang berarti “pshittha” dan “Vulgate”. Terdapat banyak bahan
informasi baru mengenai dua versi kuno yang terkenal ini yang pasti membuat malu mengenai
dua versi kuno yang terkenal ini yang pasti membuat malu para sejarawan Kristen dan teolog
Kristen yang dogmatis.
Umum diketahui bahwa Gereja Roma selama empat abad pertama tidak mempunyai kitab suci
atau Liturgi dalam bahasa Latin melainkan dalam bahsa Yunani. Sebelum Konsili Nicea pada
325 M, undang-undang dari kitab-kitab Perjanjian Baru tidak disempurnakan atau bahkan tidak
ditegakkan. Terdapat puluhan kitab Injil dan Epistel yang dianggap sakral oleh berbagai macam
sekte Kristen, namun ditolak oleh Konsili Nicea karena dianggap palsu.
Karena pusat bahasa dan pembelajaran Syriac adalah Orhai, yakni Edessa, dan tidak pernah di
Antioch, maka disinilah kitab-kitab Perjanjian Baru diterjemahkan dari bahasa Yunani setelah
Konsili Nicea yang terkenal bercitra buruk.
Pemeriksaan dan kajian yang dalam terhadap literatur dan sejarah Kristen awal akan
menunjukkan bahwa penyebar-penyebar Injil pertama adalah orang Yahudi yang berbicara
bahasa Arami atau bahasa Syriac lama. Apakah “Injil” merupakan sebuah dokumen tertulis, atau
doktrin tidak tertulisa atau agama yang disebarkan secara lisan, adalah sebuah pokok bahasan
yang perlu dijawab namun diluar pokok pembahasan kita sekarang. Namun satu yang pasti,
yakni umat Kristen awal menjalankan ibadah keagamaan mereka dalam bahasa Arami. Itulah
bahasa sehari-hari yang digunakan oleh bangsa Yahudi , Syria , Phoenicia , Khaldea, dan Assyria
.
Kini jelaslah bahwa kaum Kristen yang bahasa ibunya adalah bahasa Arami pasti akan lebih
senang membaca dan berdoa dalam bahasa mereka sendiri, dan konsekuensinya berbagai macam
kitab Injil, Epistel, dan doa-doa, dan liturgi ditulis dalam bahasa Syriac.
Dilain pihak, para pemeluk agama baru dari kaum nonYahudi yang pindah ke agama Kristen
membaca Perjanjian Lama dalam versi Yunaninya dari “tujuh puluh” (The seventy) . Seperti
lazimnya para filsafat Yunani, begitu pindah ke agama baru (Kristen) dan ada Septuagint
dihadapan mereka, tidak mengalami kesulitan dalam pembuatan “Perjanjian Baru” sebagai
penyelesaian atau kelanjutan dari Perjanjian Lama.
Bagaimana kitab Injil dari nabi yang terlahir di Palestina menjadi sumber dari dua arus
pemikiran yang kiat, semitik, dan Hellenik, dan bagaimana pemikiran politeistik Yunani
akhirnya menggagahi akidah Semitik yang monoteistik dibawah para kaisar Yunani-Latin yang
zalim dan dibawah para uskup trinitas Romawi yang tidak toleran dan takhayul, adalah hal-hal
ekstrem untuk sebuah kajian yang dalam oleh para sarjana Unitarian Muslim.
Kemudian ada pertanyaan tentang kesatuan iman, kesatuan doktrin, dan kesatuan teks wahyu.
Selama lebih dari 3 abad, gereja Kristen belum mempunyai Perjanjian Baru seperti kita saksikan
dalam bentuknya yang beredar sekarang. Tidak satu pun dari Gereja Semit atau Gereja Yunani,
juga Antioch, Edessa, Byzantium, dan Romawi mempunyai semua kitab Perjanjian Baru, bahkan
tidak juga empat Injil sebelum Dewan Nicea. Dan saya bertanya-tanya apa gerangan keyakinan
umat Kristen yang hanya memiliki beberapa Injil sekarang, mengenai dogma-dogma Ekaristi,
pembaptisan, trinitas, konsep yang menakjubkan tentang Yesus dan puluhan dogma dan doktrin
lainnya!
Versi Syriac dan pshittha tidak mengandung apa yang disebut “Essential Word” (Firman Pokok)
atau “Institutional Words” (Firman Kelembagaan) yang sekarang masih ada di Injil Lukas
(22:17-19).
12 terakhir dari pasal ke 16 Injil kedua tidak terdapat dalam manuskrip-manuskrip Yunani kuno.
Yang namanya “doa Tuhan” (Matius 6:9, Lukas 11:2) tidak dikenal oleh pengarang Injil kedua
dan keempat.
Sebenarnya banyak ajaran penting yang termuat dalam satu kitab Injil tidak dikenal oleh gerejagereja
yang tidak memilikinya. Konsekuensinya tidak ada keseragaman ibadah, disiplin, otoritas,
keyakinan, perintah, dan hukum pada gereja awal, sebagaimana terjadi pada Kristen sekarang.
Yang dapat kita simpulkan dari literatur Perjanjian Baru hanyalah umat Kristen pada jaman
Apostolik menjadikan kitab-kitab suci Yahudi sebagai Alkitab mereka, dengan sebuah kitab
yang memuat wahyu sebenarnya yang disampaikan oleh Yesus, dan bahwa substansinya persis
sama dengan yang dikemukakan dalam Serephic Canticle (Kidung Makhluk Angkasa) ini- yakni
ISLAM dan AHMAD.
Misi khusus yang diemban oleh Allah kepada Yesus adalah meluruskan keyakinan keliru
terhadap anggapan bahwa mesias adalah dari keturunan Daud, dan meyakinkan mereka bahwa
Kerajaan Tuhan dibumi yang sedang mereka tunggu-tunggu tidaklah datang melalui mesias
keturunan Daud (baca. Matius 22:41-45), tetapi melalui mesias keturunan Ismail yang bernama
Ahmad atau Muhammad (baca. Barnabas 142:3) , padanan yang benar dari nama yang telah
dipertahankan oleh kitab-kitab Ijil Yunani dalam bentuk “Eudoxos” dan “Periclytos” dan bukan
“Paraclete” sebagaimana yang ditetapkan oleh gereja-gereja. Dengan sendirinya “Periclyte” akan
menjadi salah satu topik penting dalam serial artikel ini.
Namun apapun pengertian dari “Paraclete” (penghibur) atau ortografi etimologis yang benar,
tetap saja ada kebenaran yang cemerlang yang Yesus tinggalkan dan agama yang belum tuntas
yang harus diselesaikan dan disempurnakan oleh apa yang digambarkan Yohanes (ubi supra) dan
Lukas (24:49) sebagai “roh”. “Roh” ini bukanlah salah satu Tuhan yang ketiga dari yang tiga
dalam trinitas Tuhan-tuhan, melainkan Roh Kudus Ahmad yang eksis seperti roh-roh para nabi
lainnya disurga (bandingkan dengan Injil Barnabas).
Jika roh Yesus atas kesaksian seorang rasul Yohanes (17:5), eksis sebelum ia menjadi seorang
manusia, kaum unitarian muslim pun dibenarkan sepenuhnya untuk meyakini eksistensi roh
Muhammad atas kesaksian rasul lainnya, Barnabas! Mengapa tidak? Karena hal ini akan
dibicarakan dalam artikel berikutnya, untuk saat ini yang ingin saya tanyakan kepada Gereja
Kristen apakah kalian memiliki Injil keempat sebelum Dewan Nicea? Jika jawabannya YA,
berdoalah, kemukakan bukti-bukti Anda. Jika jawabannya TIDAK, maka haruslah diakui bahwa
sebagian besar kaum Kristen tidak tahu apa-apa tentang “Paraclete”, sebuah kata keji yang tidak
berarti “penghibur” ( comforter ) atau penengah ( mediator ) atau tidak ada arti sama sekali!
Sudah pasti semua ini merupakan tuduhan sangat serius dan berat terhadap agama Kristen.
Mari kita kembali ke pokok permasalahan. Pshittha telah menerjemahkan kata Yunani “Eudokia”
(bangsa Yunani membaca kata itu, “Ivdokia” atau malah mengucapkan “Ivthokia”) sebagai
“Sobhra Tabha” (diucapkan “Sovra Tavra”), yang berarti “harapan yang baik” atau “penantian
yang baik”, sementara versi latin Vulgate dilain pihak menerjemahkan “Eudokia” sebagai “Bona
Voluntas” atau “kehendak baik”
Saya tidak takut menantang semua sarjana bahasa Yunani, jika mereka berani untuk menentang
saya ketika saya menyatakan bahwa penerjemah Injil versi Syriac dan Latin telah membuat
kesalahan yang serius dalam menerjemahkan “Eudokia”. Namun demikian, saya harus mengakui
bahwa tidak bisa sama sekali menyalahkan para penerjemah itu sebagai telah sengaja
menyelewengkan arti kata Yunani ini. Karena saya mengakui bahwa kedua versi tersebut
memiliki dasar rapuh untuk membenarkan terjemahan mereka masing-masing. Sehingga kedua
versi tersebut telah kehilangan makna dan arti sesungguhnya dari kosa kata Semit ketika diubah
menjadi kata Yunani “Eudokia”.
Padanan yang tepat dari “harapan yang baik” dalam bahasa Yunani bukan “Eudokia”, tetapi “eu
elpis” atau malah “euelpistia”. Penjelasan yang rinci tentang “evelpistia” (pengucapan
Yunaninya) ini cukup untuk membungkam Pshittha. Istilah yang tepat dan persis dengan bahasa
Latin “bona voluntas”, atau “kehendak baik”, dalam bahasa Yunani pasti bukan “eudokia”,
melainkan “euthelyma”. Dan penjelasan yang singkat namun meyakinkan ini lagi-lagi cukup
menjadi teguran bagi para pendeta Vatikan, Phanar (Konstantinopel), dan Canterbury, yang
menyanyikan “Gloria in Excelsis” ketika mereka merayakan misa atau sakramen lainnya.
Etimologi dan Pengertian “Eudokia”
Sekarang mari kita lanjutkan dengan memberikan arti yang sebenarnya dari “Eudokia”.
Awalan kata “eu” artinya “baik, benar, lebih, dan paling”. Contohnya “eudokimeo” artinya
“dihargai, diakui, dicintai, dan memperoleh kemuliaan”; “eudokimos” artinya “sangat dihargai,
paling termasyur, dan mulia”. Kata substantif Yunani “doxa” yang dipakai dalam kata benda
gabungan “ortodox”, “doxology”, dan sebagainya, adalah berasal dari kata kerja “dokeo”.
Setiap peneliti literatur Inggris mengetahui bahwa “doxa” berarti “kemuliaan, kehormatan,
terkenal”. Terdapat banyak ungkapan pada pengarang Yunani kuno dimana “doxa” digunakan
dalam arti “kemuliaan”. “Peri doxis makheshai yang artinya adalah “berjuang memperoleh
kemuliaan”.
Orator Athena terkenal yang bernama Demosthenes, “lebih menyukai kemuliaan daripada
kebenaran yang tentram”, “kemuliaan sama dengan kemuliaan tuhan-tuhan”.
Saya mengetahu fakta bahwa “doxa”, meskipun jarang digunakan dalam arti (a) opini,
kepercayaan; (b) dogma, prinsip, doktrin; dan (c) penantian atau harapan. Tetapi semuanya sama.
Pengertian yang umum dan komprehensif adalah “kemuliaan”. Sebenarnya, bagian pertama dari
Canticle dimulai dengan “Doxa [mulialah] Allah Yang Maha Tinggi”.
Dalam Dictionnaire Grec-Francais (diterbitkan pada 1846 di Paris oleh R.C. Alexandre) kata
“eudokia” diartikan “ bienveillence, tendresse, volunte, bon plaisir , dan sebagainya”. Dan
penulisnya menyebutkan “dokeo” sebagai akar kata “doxa” dengan berbagai macam
pengertiannya yang saya sebut diatas.
Orang-orang Yunani Konstantinopel, beberapa diantara gurunya sudah saya kenal, meskipun
dengan suara bulat memahami “eudokia” dengan makna “kesenangan, kemolekan, kesukaan, dan
keinginan”, juga mengakui bahwa kata itu benar-benar menunjukkan orang yang “terkenal,
termasyur, dan terhormat” dalam pengertian yang asli.
Etimologi Bentuk Bahasa Ibrani dari MaHMaD dan HiMDaH serta pengertiannya
Saya yakin bahwa jalan satu-satunya untuk memahami makna dan spirit dari Alkitab adalah
mengkajinya dari sudut pandang Islam. Hanya setelah itu, baru sifat nyata dari wahyu Tuhan
dapat dipahami. Juga hanya setelah itu lah baru elemen-elemen palsu, dusta, dan yang
ditambahkan kedalamnya dapat ditemukan dalam segi-seginya yang paling gelap dan
dihilangkan. Dan dari sudut pandang inilah saya menyambut kata Yunani “eudokia” yang dalam
pengertiannya yang benar bersesuaian dengan arti kata Ibrani “Mahmad, Mahamod, Himdah, dan
Hemed” yang seringkali digunakan dalam Perjanjian Lama.
1. Hamad. Kata kerja ini yang terdiri dari 3 konsonan pokok hmd , dan lazim digunakan
disemua dialek Semit, ada dimana-mana dalam Tulisan Suci kaum Yahudi, berarti
“mendambakan, jatuh cinta, rindu, gembira, senang” dan “menginginkan dengan nafsu”. Mereka
yang mampu berbahasa Arab pasti akan memahami pengertian yang komprehensif dari kata
“syahwat” yang diartikan dalam bahasa Inggris sebagai “lust, cupidity, ardent desire, dan
appetile”. Nah inilah arti tepat dari kata kerja “hamad” dalam kitab-kitab suci Ibrani. Salah satu
dari sepuluh perintah Tuhan di Taurat juga memuat kalimat ini ” lō’-tahəmōd ’ēšet rē‘ek_ā “
(“Janganlah engkau mengingini istri tetanggamu”).
2. Hemed. Kata benda substanstif dalam jenis kelamin laki-laki dan “Himdah” dalam jenis
perempuan, berarti “syahwat, hasrat, kesenangan, kegembiraan, objek, kerinduan, keinginan, dan
kemolekan”. Contohnya Hagai 2:7 “wəhirə‘ašətî ’et-kāl-hagōwyim ûb ā’û hemədat……”.
Contoh lain adalah di Yeremia 25:34 “….ûnəfalətem kik_əlî hemədâ.” Dan lain-lain.
3. MaHMaD, MaHaMoD. Bentuk partisipel ini juga berasal dari kata kerja “hamad” dan
berarti “paling dirindukan, menyenangkan, sedap, lezat, menarik, berharga, dan dicintai”. Contoh
penggunaan kata ini dalam Alkitab adalah terdapat di Ratapan 1:7,10;2:4. Bahwa bentuk
MuHaMMaD dan bentuk Ibrani MaHMaD dan MaHaMoD berasal dari satu kata kerja atau akar
kata yang sama dan bahwa mereka, sekalipun ada perbedaan ortografis tipis diantara bentukbentuk
itu, memiliki asal dan arti yang sama, tidak mungkin ada sedikit pun keraguan. Saya telah
mengartikan bentuk-bentuk Ibrani nya sebagaimana yang dipahami oleh orang-orang Yahudi dan
para Leksikografer.
4. Oleh karena itu, nampak bahwa kata Yunani “eudokia” pastilah merupakan representasi
harfiah dari bentuk substantif Ibrani HiMDaH, dan bahwa keduanya berarti: “kegembiraan,
kenikmatan, kesenangan yang baik (bon plaisir), hasrat, kemolekan, dan kemuliaan” dan
beberapa kata sinonim lainnya. Selanjutnya adalah bahwa padanan yang bersesuaian dengan kata
Ibrani “MaHaMoD” tidak lain selain “eudoxos” yang merupakan objek keinginan dan kerinduan,
yang paling menyenangkan, menggembirakan, dan dirindukan, dan paling dihargai, diakui, dan
mulia.
Bahwa diantara semua anak Adam, nama Muhammad diberikan pertama kali hanya pada anak
Abdullah dan Aminah di kota Mekkah, adalah suatu keajaiban yang unik dalam sejarah agama.
Tidak mungkin ada muslihat, upaya, atau kebohongan didalamnya. Orang tua dan kerabatnya
adalah kaum musyrikin kota Mekkah yang tidak tahu apa-apa tentang ramalan dalam kitab-kitab
suci Yahudi ataupun Kristen mengenai seorang nabi besar yang dijanjikan akan datang untuk
memperbaiki dan menegakkan agama Islam. Pilihan mereka terhadap nama Muhammad atau
Ahmad tidak dapat dijelaskan sebagai peristiwa yang terjadi secara kebetulan atau aksidental. Ia
benar-benar takdir Tuhan dan diwahyukan.
Apakah para penyair dan sastrawan Arab telah mempertahankan arti yang tidak dipakai lagi dari
kata kerja passive participle bahasa Ibrani hamad bentuk fi'il, atau tidak, saya tidak bermaksud
untuk membuktikan dengan cara apa pun. Namun, bentuk passive participle Arab dari konjungsi
( fi'il ) dari kata kerja Hammida adalah Muhammad, dan dari kata Ibrani himmid adalah Mahmad
atau Mahamod. Afinitas antara persamaan dan identitas dari kedua bentuk itu tidak dapat
disangkal lagi.
Saya tetap memakai arti dari bentuk Ibrani sebagaimana diberikan oleh para leksikografer dan
penerjemah. Namun makna intrinsik atau spiritual dari “himdah” dan “Mahamod” adalah “pujian
dan patut dipuji, keterkenalan, dan terkenal, kemuliaan, dan mulia”. Karena diantara wujudwujud
dan benda-benda yang diciptakan, apa yang dapat “lebih mulia, terhormat, termasyur, dan
terpuji dari yang paling dirindukan dan diinginkan” dalam arti praktis inilah AL-Qur'an
menggunakan kata “hamdu” dimana kata Ahmad dan Muhammad berasal, dan “hamdu” adalah
kata yang sama dengan “hemed” dalam bahasa Ibrani.
Kemuliaan Muhammad melampui makhluk lain manapun, sebagaimana digambarkan oleh
Daniel (7) dan dalam firman Allah: “law la ka lama khalaqnal aflaka” (seandainya bukan karena
engkau, seandainya bukan karena engkau (Muhammad), Kami tidak akan menciptakan dunia
ini”. Namun kehormatan dan kemuliaan tertinggi yang diberikan oleh Allah kepada rasulnya
yang paling mulia adalah bahwa ia ditugaskan untuk menegakkan dan menyempurnakan agama
Allah yang sejati, dibawah nama “Islam”, yang seperti nama pendirinya Muhammad, memiliki
arti-arti yang begitu sangat menghibur dan menyegarkan: “kedamaian, keamanan, ketentraman,
kebaikan, dan keselamatan”, disamping berarti juga sebagai “ketundukan dan kepatuhan pada
Allah semata”.
Penglihatan yang diterima oleh para Gembala yang shaleh mengenai kelahiran Yesus adalah
tepat pada waktunya dan pas. Karena seorang nabi yang agung, seorang penyebar Islam telah
lahir pada malam itu. Sebagaimana Yesus adalah Bentara Kerajaan Allah, begitu pula kitab
Injilnya adalah pengantar untuk Al-Qur'an. Kelahiran Yesus merupakan permulaan dari suatu era
baru dalam sejarah agama dan moral. Dia sendiri bukanlah sang “Mahamod” yang akan datang
untuk menghancurkan kejahatan dan kemusyrikan dinegeri-negeri yang dijanjikan.

Rasulullah Wafat Mewariskan Bible?

Seorang bos sebuah perusahanan di kawasan Jakarta Selatan, merangkap sebagai
misionaris Kristen. Kepada bawahannya ia menyodorkan buku saku 77 halaman berjudul
“Riwayat Singkat Pusaka Peninggalan Nabi Muhammad SAW” tulisan Drs A Poernama
Winangun. Seorang muslimah yang menjadi sasaran misi bos Kristen tersebut, meminta
kepada Tim FAKTA untuk menjawabnya.
Buku saku yang sarat dengan penyimpangan tafsir Al-Qur`an dan sejarah Rasulullah ini
tergolong buku “gelap” karena tidak mencantumkan nama dan alamat penerbitnya.
Akibatnya, Tim FAKTA menemui jalan buntu untuk bisa berdialog dengan penulis buku
ini. Maka melalui rubrik ini, Tim FAKTA mengundang Poernama Winangun, penulis
buku ini untuk berdialog secara ilmiah mengenai isi buku tersebut.
Setelah pindah agama dari Islam, Poernama Winangun rajin menulis buku-buku yang
menyelewengkan ayat-ayat Al-Qur`an untuk menyebarkan kekristenan kepada umat
Islam. Dalam menulis buku, Poernama sering memakai nama alias Drs H Amos, Drs Ara
Apwin, dll. Bila diteliti, tulisan-tulisan tersebut bukan hasil pikiran dan penelitian sendiri,
melainkan hasil jiplakan terhadap tulisan islamologi para pendeta dan penginjil. Hal ini
terlihat dari jurus-jurus yang sama ketika menyimpangkan ayat-ayat Al-Qur`an.
Ditambah lagi dengan riwayat hidup Poernama Winangun sendiri sebagai seorang yang
awam dalam hal keislaman.
Dalam kesaksiannya, Poernama Winangun mengaku lahir pada tanggal 17 Mei 1935. Ia
pindah agama dari Islam ke Kristen dalam usia 58 tahun (tanggal 30 Mei 1993). Sampai
bulan Mei 1993 (sebelum masuk Kristen), dia hanya hafal surat Al-Fatihah, Al-Falaq,
An-Naas, Al-Ikhlash dan Al-Kautsar, tanpa mengetahui artinya.
Ia juga mengaku sebagai orang yang tidak mengerti Bahasa Arab, sehingga yang
dipelajari hanya terjemahan Al-Qur`an saja. Dalam mencari kebenaran agama Kristen, ia
mengaku mempelajari dan meneliti Al-Qur`an hanya dalam tempo tiga minggu saja.
Bisa dibayangkan, orang Islam yang sudah berumur 58 tahun hanya hafal lima surat
pendek dalam Al-Qur`an tanpa memahami artinya. Padahal anak TK/TPA Islam rata-rata
sudah hafal puluhan ayat Al-Qur`an. Inilah bukti betapa awamnya wawasan Islam
penginjil Poernama, tak lebih pandai daripada anak TK Islam.
Dengan modal ilmu yang dangkal tentang Islam, maka meneliti Al-Qur`an dalam waktu 3
minggu untuk mencari kebenaran Kristen adalah hal yang mustahil dan tidak masuk akal.
Salah satu kerancuan yang dilakukan Poernama adalah dengan merubah terjemah hadits,
lalu dikomentari secara salah bahwa ketika wafat, Nabi Muhammad hanya meninggalkan
Alkitab (Bibel) dan Sunnah Nabi Isa. Poernama menulis:
“Pada waktu Muhammad SAW wafat meninggalkan umatnya, tidak ada harta benda
yang berarti yang diwariskan kepada anak istrinya, tetapi beliau meninggalkan dua
pusaka yang diwariskan kepada umatnya.S
Sabdanya, “Kutinggalkan untuk kamu dua perkara (pusaka), taklah kamu akan tersesat
selama-lamanya, selama kamu masih berpegang keduanya, yaitu Al Kitab dan Sunnah
Rasulnya.”
Yang dimaksud dengan Muhammad SAW berpegang kepada Al Kitab ialah Taurat dan
Injil yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru karena buku Al-Qur`an pada waktu
Muhammad SAW wafat belum terwujud... Sedangkan yang dimaksud dengan Sunnah
Rasulnya adalah perintah dan perbuatan Nabi Isa AS putra Maryam” (hlm. 43-44).
Penyimpangan yang sengaja dilakukan oleh Poernama dalam kutipan hadits di atas.
Adalah merubah kata “Kitabullah” menjadi “Alkitab,” untuk dicocokkan dengan
kemauan penginjil dalam membodohi pembaca. Dalam Kristen, Alkitab adalah nama
Indonesia dari The Bible, kitab suci agama Kristen. Ini adalah kesalahan yang sangat
mencolok.
Dalam Islam Kitabullah dan Sunnah rasul-Nya adalah istilah lain dari Al-Qur`an dan
Hadits/Sunnah Rasulullah.
Sebelum diutus ke Yaman, Mu’adz bin Jabal ditanya oleh Rasulullah, “Dengan pedoman
apa kau putuskan suatu urusan?” Mu’adz menjawab, “Dengan Kitabullah.”
Rasulullah bertanya lagi, “Kalau tidak ada dalam Al-Qur`an?” Mu’adz menjawab,
“Dengan Sunnah Rasulullah.”
Dari cuplikan percakapan tersebut, jelaslah bahwa maksud “Kitabullah dan Sunnah
Rasulullah” adalah istilah lain dari “Al-Qur`an dan Hadits/Sunnah Nabi Muhammad.”
Keduanya adalah sumber hukum dalam Islam.
Kitabullah warisan Nabi Muhammad itu adalah Al-Qur’anul Karim, bukan Taurat, Injil,
maupun Bibel. Allah menyebutkan bahwa wahyu yang diturunkan kepada beliau adalah
Al-Qur`an: “Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur`an kepadamu (hai
Muhammad) dengan berangsur-angsur” (Qs. Al-Insan 23).
Sebelum Rasulullah wafat, Al-Qur`an sudah selesai diwahyukan kepada beliau, sehingga
sempurnalah Islam: “Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu (Muhammad)
agamamu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama
bagi kamu” (Qs Al-Ma`idah 3).
Pernyataan Poernama bahwa Alkitab (Bibel) yang terdiri dari Perjanjian Lama dan
Perjanjian Baru adalah warisan Nabi Muhammad, justru menambah daftar keawaman
teologinya. Sebagai seorang penginjil, seharusnya dia tahu siapa para penulis Alkitab
(Bibel) itu?
Sebagian besar Kitab Perjanjian Baru ditulis oleh Paulus dkk. Dari seluruh ayat Injil,
hanya 18 persen saja yang diyakini sebagai ucapan Yesus.
Penulis Kitab Taurat Musa bukanlah Nabi Musa AS. Sedangkan kitab-kitab Perjanjian
Lama yang masih misterius riwayat dan sejarah penulisannya. The Bible Revised
Standard Version terbitan Collins tahun 1971 menyebutkan bahwa Kitab Rut
pengarangnya tidak diketahui secara pasti (not definitely known); Kitab I Samuel, II
Samuel, I Raja-raja, II Raja-raja, I Tawarikh, II Tawarikh, kitab Ester, kitab Ayub, dan
kitab Yunus pengarangnya tidak diketahui (unknown). Kitab Pengkhotbah penulisnya
diragukan (doubtful). Kitab Habakuk tidak ada yang tahu tempat dan tanggal lahirnya
(nothing known of the place or time of his birth); dll.
Sedangkan yang dimaksud dengan ‘Sunnah Rasul-Nya’ itu bukanlah sunnah Nabi Isa
(Yesus), melainkan adalah Sunnah Rasulullah atau Hadits Nabi Muhammad SAW, yaitu
segala perbuatan, perkataan dan keizinan (taqrir) Nabi Muhammad SAW.
Jika penginjil Poernama ingin mematuhi Sunnah Nabi Isa, maka Sunnah Nabi Isa itu
yang mana? Karena beliau meninggalkan dunia tanpa meninggalkan tulisan maupun
kitab. Sedangkan Kitab Injil milik Kristen yang dinisbatkan kepada beliau pada saat ini,
bukanlah Injil peninggalan Nabi Isa. Keempat Injil dalam Bibel itu adalah tulisan orangorang
yang bukan murid Yesus berpuluh-puluh tahun setelah Nabi Isa tidak ada di dunia.
Sampai saat ini, umat Kristen tidak bisa memastikan bahwa tatacara peribadatan yang
mereka lakukan itu adalah sesuai dengan tuntunan dan Sunnah Nabi Isa. Hanya seorang
penginjil Poernama saja yang berani mengumbar slogan tentang Sunnah Nabi Isa, itu pun
tak didukung dalil Alkitabiah.

Kristen Berjilbab Susupi Jamaah Wanita di Malang

MALANG - Tms, warga Bareng Kulon, Kecamatan Klojen, Kota Malang, hingga
kemarin maish berada di Mapolresta Malang. Pemuda 25 tahun yang menggunakan
burqah (semacam jilbab pajang dan bercadar) dan menyusup ke Majelis Taklim di Masjid
As Salam Jl Bendungan Riam, Kota Malang, itu tidak ditahan. Sebab, polisi tidak
menemukan unsur yang mengarah pada tindak kejahatan.
Selain itu, permintaan untuk tinggal di mapolresta adalah permintaanya sendiri. Pasalnya,
dia takut kena teror dan ancaman dari orang yang tidak bertanggung jawab.
Seperti diberitakan sebelumnya, Tms Minggu pagi kemarin ditangkap jamaah Majelis
Taklim Husnul Khotimah karena dianggap telah dicurigai laki-laki yang memakai baju
wanita. Benar juga, setelah burqah-nya dibuka paksa, ternyata "wanita" ber-burqah itu
adalah laki-laki. Dia adalah Tms. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, Tms
diserahkan pengurus jamaah pengajian ke Polresta Malang.
Lantas apa motif Tms menyusup ke majelis taklim? Saat ditemui di mapolresta, Tms
mengaku semata-mata hanya faktor keingintahuan terhadap agama Islam. Tidak ada
maksud melecehkan atau maksud lain. "Rasa ingin tahu saya muncul setelah mendengar
ceramah dari Aa Gym," ujar Tms pendek.
Selain itu, sambung dia, sejak ditinggal bapak kandungnya sejak masih duduk di bangku
SD, ia mengaku seperti tak memiliki pegangan hidup. Tms selalu mengikuti semua yang
diperintahkan ibunya, salah atau salah. "Kalau menyangkut keyakinan, saya selalu
bimbang," tandas Tms.
Permasalahan keluarga yang kerap menghinggapi kehidupannya juga membuat pria
pendiam ini mencoba mencari pegangan hidup. Setiap kali ada kesempatan keluar rumah,
dia selalu memanfaatkan untuk membaca buku tentang keyakinan. Hingga pada Februari
2006 lalu, Tms mendengarkan ceramah Aa Gym di Stadion Gajayana Malang. Dari
ceramah yang didengarkan itu, Tms mengaku menemukan ketenangan dalam jiwanya.
"Sejak saat itu saya sering membaca buku tentang Islam," jelasnya.
Selain membaca buku, Tms juga rutin mendatangi kegiatan keagamanan. Walau saat
datang dia hanya sekadar melihat atau mendengarkan dari jauh. "Saya mendapat
informasi adanya kegiatan dari media. Selain itu, saat kebetulan melintas ada kegiatan
ceramah lalu saya sempatkan berhenti," tambahnya.
Mengapa dari jarak jauh? Tms mengaku takut ada teman yang mengetahuinya. "Hanya
takut dan cemas saja," ujar Tms.
Karena keingintahuan yang mendalam itu, Tms lalu merencanakan sesuatu. Dengan
membeli burqah di wilayah Dinoyo, Tms memantapkan niatnya untuk mengetahui lebih
dalam lagi tentang Islam. Dia mendatangi majelis taklim Husnul Khotimah di Masjid As
Salam, Jl Bendungan Riam, Kota Malang. Sebelumnya, Tms terlebih dulu bergabri
pakaian terlebih dahulu di sebuah lapangan yang tidak jauh dari lokasi majelis taklim.
"Setelah menggunakan burqah, saya lalu masuk, dan melihat buku yang dipajang di
depan," terang Tms.
Karena tingkah lakunya mencurigakan, jamaah perempuan lain memberanikan diri untuk
menangkap penyusup itu. Betapa kagetnya jamaah perempuan ketika cadar dibuka paksa.
Mereka melihat wajah seorang laki-laki dewasa di balik cadar itu. "Saya ditangkap dan
diserahkan ke Polresta Malang," akunya. (Jawapos, Radar Malang)

Kristen murtadin Tebar Teror Lewat sms

Seorang penginjil berkreasi membuat teka-teki ketuhanan Yesus dengan
memperalat ayat-ayat Al-Qur’an. Teka-teki ini disebarkan melalui SMS yang
berbunyi: ”Siapa yg bisa terkemuka di akherat, selain Tuhan? Jwb Mhd adl: Isa
Almasih/Jrslmt (3:45), krn itu pengikut Isa di atas orang kafir (3:55)!” [dikirim dari
nomor +6281553482xxx tanggal 12 April 2007 pukul 22:50].

Teka-teki tersebut dikirim berulang kali kepada para pengurus FAKTA. Pengasuh
rubrik ini menjawab bahwa pertanyaan yang serupa sudah pernah diulas di Sabili
beberapa tahun yang lalu. Bila dia ingin tahu jawabannya, Tim FAKTA akan
mengirimkan foto copy edisi yang dimaksud ke alamat yang jelas. Tapi penginjil
yang enggan menyebutkan nama dan alamat jelas itu malah menuduh FAKTA
sebagai orang yang asbun dan telmi (telat mikir).
Karena pertanyaan serupa juga beredar dalam bentuk selebaran di berbagai
daerah, maka pada edisi ini Tim FAKTA kembali menjawab pertanyaan penginjil
dengan jawaban model lain.

Pembuat teka-teki ini sudah menyimpulkan bahwa Nabi Isa (Yesus) adalah
orang yang paling terkemuka di akhirat karena dia adalah tuhan dan juruselamat.
Hal ini karena pengaruh pemahaman terhadap Bibel yang menyatakan bahwa
Yesus telah diberi kekuasaan di sorga dan di bumi: ”Yesus mendekati mereka
dan berkata: "Kepadaku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi”
(Matius 28:18).
Sayangnya, keabsahan ayat ini diragukan oleh banyak teolog, karena Injil Matius
pasal 28 berakhir sampai pada ayat 15. Sedangkan lima ayat berikutnya, yaitu
Matius 28:16-20 adalah ayat-ayat yang sisipan ditambahkan oleh Gereja di
kemudian hari.
Hugh J. Schonfield, nominator pemenang Hadiah Nobel tahun 1959,
mengatakan sebagai berikut:
“This (Matthew 28: 15) would appear to be the end of the Gospel (of Matthew).
What follows (Matthew 28: 16-20) from the nature of what is said, would then be
a latter addition” (The Original New Testament, hlm. 124).
(Ayat ini [Matius 28: 15] nampak sebagai penutup Injil [Matius]. Dengan
demikian, ayat-ayat selanjutnya [Matius 28: 16-20], dari kandungan isinya,
nampak sebagai [ayat-ayat] yang baru ditambahkan kemudian).
Robert Funk, Professor Ilmu Perjanjian Baru dari Universitas Harvard,
berkomentar:
“The great commission in Matthew 28: 18-20 have been created by the individual
evangelist... reflect the evangelist idea of launching a world mission of the
church. Jesus probably had no idea of launching a world mission and certainly
was not the institution builder. (It is) not reflect direct instruction from Jesus” (The
Five Gospels, The search for the Authentic Words of Jesus, hlm. 127).
(Perintah utama dalam Matius 28: 18-20…. diciptakan oleh para penginjil....
memperlihatkan ide untuk menyebarkan ajaran Kristen ke seluruh dunia. Yesus
sangat mungkin tidak memiliki ide untuk mengajarkan ajarannya ke seluruh
dunia dan (Yesus) sudah pasti bukan pendiri lembaga ini (agama Kristen). (Ayat
ini) tidak menggambarkan perintah yang diucapkan Yesus).
Kembali ke masalah teka-teki penginjil. Dengan gaya enteng-entengan, teka-teki
tersebut bisa dijawab secara tekstual bahwa yang terkemuka di sisi Allah (di
akhirat) itu bukan hanya Nabi Isa saja. Nabi Musa juga dinyatakan sebagai orang
yang terkemuka di sisi Allah.
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang
yang menyakiti Musa. Maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang
mereka katakan. Dan adalah dia (Musa) seorang yang mempunyai kedudukan
terhormat (terkemuka/wajiihan) di sisi Allah” (Qs. Al-Ahzab 69).
Adanya kata ”wajihan” yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi
”terkemuka” atau ”terhormat” pada surat Ali Imran 45, tidak bisa diartikan bahwa
hanya Nabi Isa saja yang terkemuka di akhirat. Dalam bahasa Indonesia, awalan
”ter” pada kedua kata ini tidak bermakna ”paling” (superlative). Hal ini berbeda
dengan awalan ”ter” yang berarti paling adalah kata terbesar (akbar), terbaik
(ahsan), terkuat (aqwa), dlsb.
Surat Ali Imran 45 selengkapnya berbunyi: “(Ingatlah), ketika Malaikat berkata:
“Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran
seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) dari pada-Nya,
namanya Al-Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di
akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)”.
Ayat yang mengabarkan tentang berita kelahiran Nabi Isa AS ini, secara tidak
langsung menolak doktrin Kristen tentang ketuhanan Yesus. Karena salah satu
karakteristik Tuhan adalah tidak melahirkan dan tidak dilahirkan (Qs. Al-Ikhlas 3).
Yesus tidak layak disebut Tuhan karena dia adalah makhluk yang dilahirkan
manusia (Qs. Maryam 19-33, Injil Matius 1:8-25).
Kemudian penginjil menyimpulkan surat Ali Imran 55 menyatakan bahwa para
pengikut Nabi Isa di atas orang kafir. Selengkapnya, ayat yang dimaksud adalah
demikian:
”(Ingatlah), ketika Allah berfirman: ”Hai Isa, sesungguhnya Aku akan
menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku
serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orangorang
yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat.
Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu
tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya.”
Memang benar, jaminan dan janji Allah untuk membersihkan Nabi Isa dari orangorang
kafir dan menjadikan para pengikutnya di atas orang-orang kafir. Para
pengikut Nabi Isa yang dipilih Allah itu senantiasa berpegang teguh kepada
ajaran Nabi Isa, antara lain:
Pertama, ajarannya berlaku khusus untuk bani Israel (Qs. az-Zukhruf 59, Ash-
Shaff 6; bdk. Matius 10:5-6, Matius 15:24); kedua, mengakui kenabian
Muhammad SAW sebagai nabi terakhir yang kedatangannya telah dinubuatkan
oleh Nabi Isa (Qs. Ash-Shaff 6, bdk: Injil Yohanes 16: 7-14); ketiga, menyangkal
doktrin bahwa Yesus adalah penjelmaan Allah, sebab Yesus tidak pernah
mengajarkannya (Qs. Al-Ma`idah 116-117, bdk: Injil Yohanes 17: 3), dll.
Merekalah orang yang diangkat Allah di atas orang kafir. Namun perlu diketahui
bahwa salah satu golongan orang kafir adalah Ahli Kitab (Yahudi dan Kristen),
sesuai dengan ayat: ”Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan
orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di
dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk” (Qs. Al-Bayyinah 6).
Umat Kristen disebut kafir Ahli Kitab karena mereka menjadikan Nabi Isa
sebagai Tuhan (Qs. Al-Ma`idah 72-73). Derajat pengikut setia Nabi Isa (kaum
Hawariyyun) diangkat oleh Allah di atas derajat orang-orang kafir yang
menjadikan Nabi Isa sebagai Tuhan. Jika umat Kristen menjadikan Nabi Isa
sebagai Tuhan, maka para pengikut setia Nabi Isa diangkat Allah di atas orang
Kristen.